Kementerian ESDM Serahkan Kampus Lapangan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah ke Pemko Sawahlunto

Sawahlunto, Airmagz.com- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serahkan penggunaan kampus lapangan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) kepada Pemko Sawahlunto, di kawasan Parambahan, Kecamatan Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat,  sebagai tempat Balai Latihan Kerja (BLK).

Penyerahan pengelolaan kampus lapangan itu dilakukan dalam bentuk perjanjian kerjasama kedua belah pihak yang ditandatangani Ka BPSDM Prof.Dr, Ir. IGN Wiratmaja Puja,M.Sc dan Walikota Sawahlunto Deri Asta,SH, disaksikan Wakil Walikota H.Zohirin Sayuti,SE serta sejumlah pihak terkait, di balaikota setempat, Jum’at (2/8) lalu.

“Kami serahkan kampus lapangan ini untuk digunakan Pemko dalam meningkatkan kapasitas kemampuan sumber daya tenaga kerja siap pakai. Kami siap mendukung program tersebut, sembari ikut menyediakan tenaga instruktur dari lingkungan ESDM terkait pelatihan yang berhubungan dengan industri pertambangan” ungkap Wiratmaja Puja.

Dalam acara tersebut, IGN Wiratmaja Puja,juga menyinggung rencana pembangunan Politeknik Pertambangan di Sawahlunto oleh Kementerian ESDM. Dimana rencana tersebut akan dibahas bersama Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), sehingga nantinya memperoleh rekomendasi tentang rencana tersebut.

Namun, ia sedikit pesimis bisa dilakukan, berdasarkan hasil survei menyatakan, para lulusan politeknik tambang tidak akan terserap maksimal disebabkan PT Bukit Asam, Tbk sebagai operator Unit Pertambangan Tambang Batubara Ombilin sudah tidak di operasionalkan lagi.

Oleh karenanya, Wiratmaja Puja, dengan dukungan Pemkot Sawahlunto akan menyampaikan pembahasannya kembali untuk dipertimbangkan lagi rencana pendirian politeknik pertambangan Ombilin ditingkat pusat, karena peluangnya masih terbuka.

Walikota Deri Asta mengemukakan, jika jadi dibangun, untuk daya serap lulusan politeknik pertambangan Ombilin bukannya tidak ada, kalau untuk digunakan di UPO memang sangat tipis, tapi jika di transfer ke berbagai perusahaan pertambangan di tanah air masih sangat potensial, sehingga janganlah sampai menggagalkan rencana pembangunan Politeknik Pertambangan tersebut.

“Untuk Sawahlunto memang tipis penyerapan lulusannya, tetapi untuk  penyediaan tenaga skill pertambangan bagi industri pertambangan di tanah air sangat potensial, makanya kami mohon rencana pendiriannya politeknik tambang di Sawahlunto dapat direalisasikan, karena semua fasilitas sarana dan prasarananya lengkap ada disini” ungkap Deri Asta.

Balai Latihan Kerja

Di sepakatinya objek kampus lapangan tersebut sebagai BLK, pihak Pemko Sawahlunto melalui Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP Naker).mulai mempersiapkan diri  berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk rencana peningkatan kualitas  jalan menuju lokasi ke BLK itu.

“Prioritas kami adalah akses jalan masuk, yang saat ini kondisinya belum memadai dan representatif untuk dilewati. Rencana kami jalannya diperbaiki dulu setelah itu baru ke tahap perencanaan lokasi dan struktur bangunan,” kata  Kepala DPMTSP Naker Kota Sawahlunto, Dwi Darmawati,SH, Senin (5/8) (IY)

 

Share :
You might also like