Kenaikan Harga Tiket Pesawat Bisa Diuji ke Pengadilan, Jika ….

Jakarta, airmagz.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Jakarta Pusat Arman Haris mengatakan, masyarakat bisa mengajukan judicial review terhadap Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan terkait dengan kenaikan harga tiket pesawat terbang.

Tapi, kata dia, upaya hukum itu harus ditinjau dari dampak kerugian yang dirasakan secara langsung oleh konsumen.

“Munculnya polemik masalah harga tiket ini sudah secara gamblang dipaparkan oleh para pembicara. Jika UU Penerbangan itu mau di judicial review di mana pointnya. Kalau memang ada pasal dalam UU itu berdampak pada kerugian masyarakat, itu bisa  memberikan celah kepada kita utk mengajukan uji materil,” kata Arman kepada airmagz saat dimintai komentarnya di sela acara diskusi di Jakarta, Jumat (9/8) lalu.

Menurutnya, selama ini masyarakat banyak yang belum paham kenapa tiket pesawat mengalami kenaikan. Namun, setelah para pembicara yang hadir memaparkan, termasuk pemaparan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara gamblang tergambar bahwa harga tiket pesawat bukan naik, tapi kembali ke harga normal.

“Pemerintah selaku regulator sudah menjelaskan bahwa kenaikan itu terjadi karena berbagai aspek. Jadi sebenarnya di Indonesia harga tiket pesawat itu bukan naik, sebenarnya sekarang ini berada pada situasi harga yang normal,” kata Arman.

Arman juga mengutip pemaparan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang menyatakan bahwa sebenarnya konsumen tak mempersoalkan kenaikan harga tiket pesawat, hanya bagaimana pemerintah melakukan sosialisasi peraturan-peraturan tersebut.

Di Indonesia, lajut dia, pemerintah tak mengatur penetapan harga tiket pesawat. Sejauh ini pemerintan hanya sebatas menentukan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) karena mengenai harga bukanlah ranah pemerintah.

“Pemerintah tak bisa melalukan intervensi menentukan tarif tiket pesawat. YLKI pun sudah secara gamblang menjelaskan itu,” pungkas Arman. (IRM)

Share :
You might also like