Kaya Potensi Ini Lima Tujuan Sail Nias 2019 Digelar

Jakarta, Airmagz.com – wilayah Kepulauan Nias, Sumatera Utara memang sudah diyakini memiliki banyak potensi unggulan dalam berbagai bidang mulai ekonomi hingga wisata yang tersebar di alam dan penduduknya, ini pula yang menjadi salah satu alasan kuat mengapa Sail Nias 2019 digelar di sana. Pemerintah pun mencatatkan sedikitnya lima tujuan event berskala internasional ini digelar.

Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kemendesa dan PPDT, Taufik Madjid, selaku perwakilan panitia Sail Nias 2019 dalam acara diskusi media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema “Explore Sail Nias 2019”, yang berlangsung di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Kamis (29/8) mengatakan berbagai tujuan itu memastikan bahwa semua wilayah memiliki potensi yang bisa digali sesuai dengan karakteristiknya masing-masing.

“Pertama, gelaran tersebut bertujuan untuk memperkuat dan memperkokoh visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, Kedua mempercepat pembangunan Provinsi Sumut khususnya Nias di bidang ekonomi dan pariwisata,” katanya.

Tujuan berikutnya adalah mempercepat pembangunan dan pengembangan sumber daya kelautan dan parisiwisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Keempat, harapan kita adalah rute-rute pelayaran yacht atau kapal laut internasional untuk disesuaikan dengan agenda dan jadwal dari kegiatan Sail Nias agar menyinggahi Nias,terakhir mendorong masyarakat, stakeholder, pemerintah untuk bahu membahu membangun sektor maritim dan pariwisata,” ujarnya.

Ia menjelaskan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar Indonesia bisa menjadi poros maritim dunia, ini tentu harus didukung karena laut dan potensi bahari di Indonesia bisa dikembangkan lebih jauh sebagai sumber kemakmuran masyarakat Indonesia.

Menurutnya Nias memiliki wisata alam, budaya, dan hasil karya yang menarik untuk dinikmati, diantaranya ada Desa Bawomataluo yang menjadi ikon wisata budaya Pulau Nias menyuguhkan daya tarik tersendiri dengan adanya tari Fataele dan Hombo Batu.

Kemudian ada Pantai Sorake dan Pantai Lagundri yang menjadi satu spot surfing terbaik di dunia, Nias juga memiliki destinasi diving dengan pantainya yang alami.

Yang lebih unik lagi adalah adanya Desa Hilisao’oto dengan Situs Megalitik Tetegewo di Nias Selatan sebagai rumah bagi peradaban megalitikum yang hidup.

Adapun kegiatan menarik yang bisa dinikmati wisatawan selama acara berlangsung, yakni Festival Lompat Batu Sekepulauan Nias, Festival Kebudayaan Kepulauan Batu, Parade Kapal Nelayan Tradisional, Gebyar Kopi , Kuliner, dan Wonderful Foto Tourism Expo, Fishing Tournament Sail Nias, Free Diving Competition, Wind Surfing and Sailing, dan masih banyak lagi.

Penyelenggaraan Sail Nias 2019 sendiri mengangkat tema “Nias Menuju Gerbang Destinasi Wisata Dunia”. Acara tersebut akan dimeriahkan oleh 18 rangkaian kegiatan menarik yang digelar selama tiga bulan selama Juli hingga September 2019 di 5 Kabupaten/Kota Kepulauan. Puncak acaranya akan berlangsung pada 11-14 September 2019.

Hadir sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini antara lain Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PDTT Taufik Madjid, Asisten Deputi Seni Budaya dan Olahraga Bahari Kemenko Maritim Kosmas Harefa, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provisi Sumatera Utara Ria Nofida Telaumbanua, dan Wakil Bupati Nias Selatan Sozanolo Nduru.

Share :
You might also like