Ini Daftar Besaran Tarif Baru Ojek Online di Jakarta dan 224 Kota di Indonesia

Jakarta, airmagz.com – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah melakukan penyesuaian tarif batas bawah dan batas atas transportasi angkutan umum ojek online di provinsi dan kota di seluruh Indonesia.

Penyesuaian ini berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 tahun 2019 yang merupakan turunan atas Permenhub 12/2019, tarif baru itu diatur berdasarkan zonasi.

Ketentuan tarif untuk masing-masing zona adalah, Zona I (Sumatra, Jawa, Bali kecuali Jabodetabek): Rp 1.850-Rp2.300 per km dengan biaya minimal Rp 7.000-10.000.

Berikutnya Zona II (Jabodetabek): Rp 2.000-Rp2.500 per km dengan biaya minimal Rp 8.000-10.000

Terakhir Zona III (Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya): Rp 2.100-Rp2.600 dengan biaya minimal Rp7.000-10.000.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi secara resmi mengumumkan penentuan tarif ojek online secara nasional mulai berlaku pada Senin, 2 September 2019, pukul 00.00. Pemberlakuan ini mulai berjalan secara efektif di 224 kabupaten/kota di Indonesia.

Foto : Airmagz

“Harapan saya, pihak aplikator, pengemudi, dan masyarakat pengguna ojek online bisa memahami perubahan tarif ini,” kata Budi kepada wartawan di kantornya Jakarta, Senin (2/9).

Dia menambahkan bahwa pemberlakuan tarif baru ini sudah mendapat persetujuan dari dua aplikator (Gojek dan Grab) yang ada di Indonesia. “Jadi dengan kata lain, kenaikan tarif ojek online ini sudah ada kesepakatan diantara kedua penyelenggara aplikasi dan asosiasi pengemudi,” kata Budi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun bakal kembali mengevaluasi tarif tersebut tiga bulan setelahnya atau pada Desember mendatang. Belum diketahui apakah nantinya tarif mengalami kenaikan, penurunan atau tetap. (IRM)

Share :
You might also like