Carter Pendaki Beri Layanan One Stop Hiking Bagi Para Pendaki

Jakarta, airmagz.com – Dari hobinya mendaki gunung dan menjelajah ke tempat yang baru membuat Medion Suryo Wibowo bersama komunitas Indonesian Mountains mendirikan layanan jasa antar jemut pendaki bernama Carter Pendaki. Meski masih berumur 2 tahun, usaha yang dirintisnya ini terbilang sudah cukup maju dan berkembang.

Usaha yang didirikan Dion, panggilan akrabnya, memang tergolong unik dan terbilang baru di Indonesia. Carter Pendaki memberikan kemudahan transportasi dengan layanan utama melakukan antar jemput pendaki dari tempat asal hingga ke titik tujuan.

“Carter Pendaki memberikan kemudahan bagi para pendaki dengan sistem antar jemput hingga ke tempat tujuan. Ke mana pun tujuannya selama jalannya masih beraspal, kita siap mengantar,” terang Dion kepada airmagz di Jakarta, Rabu (4/9).

Awalnya, armada transportasi yang dimiliki Carter Pendaki hanya satu unit mobil miliknya. Seiring waktu berjalan, lanjut Dion, saat ini Carter Pendaki sudah memiliki 15 unit mobil dengan 24 sopir. Perkembangan ini turut didorong oleh besarnya animo masyarakat memanfaatkan layanan Carter Pendaki. “Biasanya setiap akhir pekan kita selalu dibanjiri order sampai ada yang gak kebagian armada,” cerita dia.

Menurut Dion, destinasi favorit yang menjadi tujuan para pelanggannya adalah ke Gunung Gede Pangrango, dan Gunung Papandayan, Jawa Barat. Tujuan favorit lainnya Gunung Prau, Dieng, Gunung Sindoro Sumbing, Jawa Tengah.

Sejak remaja, pria lulusan SMA Negeri 4 Bogor ini gemar dengan aktivitas luar ruang seperti mendaki gunung hingga menjelajah ketempat baru yang belum pernah ia singgahi. Dari pengalamannya ini, Dion mengaku punya banyak pengalaman ketika menggunakan transportasi umum. Dia menganggap menggunakan transportasi terjadwal punya resiko yang cukup tinggi.

“Selama beraktivitas mendaki gunung kita tidak tahu apa yang bakal terjadi. Sering sekali terjadi para pendaki tertinggal transportasi saat mau kembali ke tempat asalnya. Dari sinilah saya punya ide gagasan untuk mendirikan Carter Pendaki,” jelas Dion.

Menyinggung soal tarif, Dion mengatakan Carter Pendaki memberlakukan tarif tergantung dari jarak dan durasi lamanya waktu perjalanan.

One Stop Hiking

Carter Pendaki bukan hanya didirikan untuk melayani transportasi bagi para pendaki. Namun komunitas yang didirikan pada Mei 2017 ini juga mensupport kebutuhan para pendaki mulai dari menyediakan jasa pemandu (guide), porter, hingga peralatan mendaki gunung.

Menurutnya, para pengguna jasa Carter Pendaki mayoritas berasal dari kalangan pekerja dan profesional. Kalangan ini biasanya ingin kemudahan selama melakukan aktivitas outdoor dan mendaki gunung. “Biasanya orang yang tidak mau ribet dan cape selama naik gunung,” kata Dion.

Tak hanya melakukan kegiatan mendaki, Carter Pendaki kerap digunakan ke tempat tujuan wisata, seperti Bandung, Yogyakarta, dan destinasi lainnya. “Jadi tak hanya sebatas ke gunung saja, ke tempat tujuan wisata di mana saja kita bisa mengantar,” katanya.

Ke depan, Dion berencana akan membangun sistem digital dengan membuat aplikasi Carter Pendaki. Namun sayangnya, untuk mewujudkan rencana itu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dia berharap dengan sistem digital ini Carter Pendaki bisa dikenal oleh masyarakat luas.

“Kita ingin menjadi perusahaan travel nomor satu di Indonesia. Jadi tidak hanya gunung saja,” kata founder Carter Pendaki. (IRM)

Share :