Dukung Industri Maskapai Komersial, Boeing Umumkan Penambahan SDM

Jakarta, airmagz.com – Boeing (NYSE: BA) melaporkan bahwa kawasan Asia Pasifik terus mendorong permintaan global untuk pilot komersial, teknisi, dan awak kabin. Wilayah ini mewakili lebih dari sepertiga dari permintaan global yang diantisipasi, atau secara total 816.000 sumber daya manusia baru dalam industri penerbangan komersial selama 20 tahun ke depan.

“Kebutuhan untuk sumber daya manusia di kawasan Asia Pasifik tetap signifikan, dan kami berharap tren ini akan berlanjut,” kata Keith Cooper, wakil presiden Pelatihan & Layanan Profesional untuk Boeing Global Services. “Boeing mendukung seluruh siklus hidup pesawat terbang dalam rangka membantu memastikan bahwa pelanggan kami memiliki personel yang memenuhi syarat untuk menerbangkan, merawat, dan bertugas di pesawat.”

Boeing Pilot & Technician Outlook 2019 adalah perkiraan industri akan permintaan sumber daya manusia penerbangan baru. Hal ini terkait erat dengan proyeksi untuk pengiriman pesawat baru di seluruh dunia, dan juga memperhitungkan tingkat pemanfaatan pesawat setiap tahunnya, persyaratan awak pesawat terbang berdasarkan wilayah dan persyaratan peraturan. Selama 20 tahun ke depan, maskapai penerbangan di seluruh dunia akan membutuhkan 44.000 pesawat baru, dengan lebih dari 17.000, atau 39%, dari pesawat tersebut dikirimkan ke kawasan Asia Pasifik.

Prakiraan ini memproyeksikan bahwa kawasan Asia Pasifik akan membutuhkan 244.000 pilot komersial baru, atau 38% dari 645.000 yang akan dibutuhkan secara global. Rincian secara regional adalah Tiongkok: 124.000; Asia Tenggara: 49.000; Asia Selatan: 41.000; Asia Timur Laut: 19.000; dan, Oseania: 11.000.

Kebutuhan yang berasal dari perpaduan antara pertumbuhan armada, pensiun serta atrisi karyawan ini akan paling signifikan di Tiongkok, dimana negara ini diperkirakan membutuhkan 124.000 pilot. Angka ini mewakili lebih dari separuh dibutuhkan di wilayah tersebut secara keseluruhan. Berikutnya adalah Asia Tenggara dan Asia Selatan dengan permintaan masing-masing pada 20% dan 17%.

Kawasan Asia Pasifik juga diperkirakan akan memimpin permintaan global untuk teknisi pemeliharaan (249.000, atau 39% dari permintaan global) dan awak kabin (323.000, atau 37% dari permintaan global), dengan Tiongkok memimpin permintaan untuk keduanya (124.000 teknisi pemeliharaan dan 150.000 kru kabin.)

Boeing bermitra dengan pelanggan, pemerintah, dan lembaga pendidikan untuk memastikan pasar disiapkan untuk memenuhi permintaan pelatihan selama 20 tahun ke depan, dan menawarkan perangkat kru terdepan di industri ini yang didukung analitika untuk membantu meningkatkan efisiensi dan stabilitas operasional. (IMN)

Share :
You might also like