Bangga Mengusung Konsep Family Club

Meski sudah eksis sejak tahun 2013, baru pada tahun 2017-lah MBW204CI resmi memproklamirkan diri sebagai sebuah klub. Wadah bagi para pemilik dan pengguna mobil Mercedes Benz seri W204 ini mengusung konsep Family Club dan menegaskan bahwa jalanan adalah habitat aslinya.

Memiliki kesamaan hobi, visi, dan misi seringkali menjadi trigger berdirinya sebuah komunitas. Begitu juga bagi klub mobil bernama Mercedes Benz W204 Club Indonesia (MBW204CI). Tapi, sebelum menjadi klub seperti sekarang, MBW204CI tercatat sebagai komunitas pertama yang diakui oleh Mercedes Benz Club Indonesia.

Nama W204 sendiri diambil dari nomor sasis kendaraan yang kebetulan berseri 204. Mobil keluaran perusahaan otomotif asal Jerman ini tergolong executive car yang diproduksi pertama kali di Indonesia pada tahun 2007.

Foto : modifikasi.com & picbear.online/mbw204clubina

Maka pantaslah pada 20 April 2013 berdiri sebuah klub bernama MBW204CI sebagai wadah bagi para pemilik dan pengguna mobil Mercedes Benz seri W204 untuk bertukar pikiran seputar kendaraan mewah ini. Di awal terbentuknya, MBW204CI tidak serta merta langsung menjadi klub, lantaran saat itu usia W204 belum genap 10 tahun terhitung dari masa produksi pertamanya.

Presiden MBW204CI periode 2017-2019, Wendi Kuswandi, bercerita bahwa salah satu persyaratan untuk bisa menjadi klub di Indonesia adalah umur produksi kendaraan harus melewati masa 10 tahun dari usia pertama produksi. Aturan ini turun langsung dari W204 pusat yang ada di Stuttgart, Jerman. Sementara, saat rencana membentuk klub ini muncul, usia produksi W204 baru genap 6 tahun.

Tak hanya itu, untuk menjadi klub, menurut Wendi, MBW204CI juga harus memiliki member minimal 20 orang (unit). Tapi sayang, di saat yang sama, jumlah kendaraan di klubnya belum memenuhi syarat tadi. Solusinya, diambillah jalan tengah, yakni W204 boleh menjadi komunitas tapi di bawah naungan Mercedes Benz Club Indonesia (MBCI). “Intinya yang saya tahu, aturan mainnya seperti itu dan itu berlaku di setiap negara,” tutur Wendi.

Barulah pada tahun 2017, MBW204CI mendeklarasikan diri sebagai sebuah klub di Planet Hollywood, Jakarta. Presiden pertamanya adalah Febri Arsianto—salah satu founder—yang menjabat pada periode 2013-2015. Sedangkan Wendi sendiri bergabung di grup ini pada Juli 2013. Ia tergolong generasi pertama yang masuk ke MBW204CI.

Chapter Bandung dan Embrio Chapter 

Seiring berjalannya waktu, kata Wendi, MBW204CI terus membesar. Terbukti, beberapa bulan setelah deklarasi, MBW204CI Chapter Bandung terbentuk pada 8 September 2013 dengan jumlah member 15 unit. Chapter Bandung lalu diberi kode W204.02 karena kode 01 milik Jakarta sebagai pusatnya.

Dua tahun berikutnya, tepatnya pada 13 Juni 2015, berdiri MBW204CI Chapter Tangerang dengan kode 204.03. Menurut Wendi, antara Jakarta dan Tangerang sengaja dibuat terpisah karena Tangerang kini telah tumbuh menjadi kota kabupaten sendiri. “Kasihan kalau harus ngumpul di Jakarta agak jauh juga,” tuturnya.

Selain Bandung dan Tangerang, MBW204CI juga mempunyai “embrio” lain, yaitu di Medan. Sayangnya, kata Wendi, “embrio” di Medan belum siap mendeklarasikan diri menjadi chapter. Ada pula “embrio” di Yogyakarta dan Solo, serta yang terbaru: Semarang.

Wendi menyebut bahwa jenis mobil yang tergabung di MBW204CI berasal dari beberapa varian seperti C180, C200, C300, dan jenis tertinggi adalah C63 yang bentuknya mirip mobil jenis bus Wagon. “Jenis Coupe pun ada. Yang tidak ada cuma Cabriolet. Selebihnya model sedan,” terangnya.

Kegiatan Rutin dan Pemecahan Rekor Sebagai wadah berbagi info seputar Mercedes Benz, MBW204CI juga rutin mengadakan kegiatan setiap dua minggu sekali. Nama kegiatan tersebut adalah “Saturday or Sunday on The Road” (SOTR). Kata Wendi, klub MBW204CI tidak mengenal istilah kopi darat (kopdar) seperti yang berlaku di komunitas-komunitas lain.

“Jadi, saat SOTR, kami bergerak ke tempat-tempat yang lingkupnya kecil. Misalnya untuk chapter Jakarta, kami jalannya tidak jauh dari Kota Jakarta. Ada atau tidak ada orang, bahkan meskipun cuma dua atau tiga orang, kami tetap jalan. Begitu juga dengan chapter-chapter yang ada di kota lainnya,” papar pria yang bekerja di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Biasanya kegiatan SOTR berlangsung saat siang hari. Sebab, kata Wendi, konsep MBW204CI memang family club. Artinya, kesamaan hobi, unit, dan visi di antara para member klub tidak lantas melepaskan diri dari tanggung jawab terhadap keluarga. “Jadi, member W204 kalau pergi ke mana-mana selalu mengikutsertakan anak-istri,” ujarnya.

Menurut Wendi, MBW204CI merupakan murni klub mobil yang habitatnya adalah di jalanan, bukan di mall. “Itu filosofi yang memang kami kampanyekan. Jadi kami bukan sekadar kongkow-kongkow. Kegiatan kongkow sih pasti ada, tapi yang penting adalah bergerak di jalan,” ungkapnya.

Dan layaknya sebuah komunitas, MBW204CI juga mempunyai agenda touring jarak jauh. Touring paling jauh yang pernah dilakukan klub W204 ini yaitu ke arah Lampung dan Bali. Menyambut tahun 2017 kemarin misalnya, Mercedes Benz menggelar Jambore Nasional di Bali. MBW204CI hadir dengan titik konvoi yang dimulai dari Jakarta. Selanjutnya MBW204CI pun bergabung bersama chapter-chapter dari kota lain. Konvoi dengan jumlah 50 kendaraan itu, kata Wendi, termasuk yang terbanyak yang pernah MBW204CI ikuti.

Juga, pada Oktober 2017, dalam rangka memperingati Hari Batik, aksi MBW204CI melalui event mencorat-coret mobil dengan corak batik di Mall Kuningan City tercatat telah memecahkan rekor dunia. Para pengunjung mall saat itu dipersilakan mencorat-coret mobil W204 dengan menggunakan spidol.

Charity dan Kerja Sosial

Tak hanya menggelar kegiatan-kegiatan unik, MBW204CI juga memiliki aktivitas lain yang biasanya terkait dengan hari-hari besar keagamaan. Dua di antaranya yakni kegiatan charity di Bulan Ramadan dan Natal. Dua momentum keagamaan itu dipilih karena kebetulan member-member W204 berasal dari dua keyakinan tersebut.

Pada Ramadan tahun kemarin, misalnya, MBW204CI mengadakan kegiatan buka puasa bersama 700 anak yatim di Jakarta. Juga saat momentum Natal tahun lalu, MBW204CI juga mengadakan kerja sosial dengan ikut membantu pembangunan sebuah gereja di Lampung Selatan.

Dan untuk Ramadan tahun ini, lanjut Wendi, MBW204CI mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Nusantara yang beralamat di Beji, Depok, untuk mengadakan acara buka puasa bersama sekaligus memberikan charity kepada 30-an siswa. Intinya, Wendi menegaskan, dengan bergabung di klub W204, akan ada banyak manfaat yang diperoleh. “Sebab, selain saling sharing seputar mobil Mercedes Benz, MBW204CI juga mempunyai kegiatan sosial,” tuturnya. (MD)

Share :