JIEP Targetkan Revenue di Tahun 2023 Capai Rp 1 Triliun

Jakarta, airmagz.com – PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) optimis bisa mencapai target revenue sebesar Rp1 triliun hingga tahun 2023 dengan melakukan sejumlah investasi sejumlah proyek yang tertuang dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).

Investasi yang tengah dikembangkan itu meliputi proyek pembangunan berupa modern warehouse, hotel, condominium, office tower, hingga management complex.

“Dari kelima investasi tersebut kami optimis mencapai revenue sejumlah Rp1 triliun pendapatan di tahun 2023,” kata  Direktur Utama PT JIEP, Landi R Mangaweang dalam siaran persnya, Sabtu (14/9).

Pada kesempatan, itu, pihak perseroan menyelenggarakan acara “JIEP Nonton bareng Media” bertempat di CGV Green Pramuka Jakarta, Jumat (13/9) kemarin. Kegiatan ini dalam rangka membangun sinergi dengan jurnalis disertai penyampaian progress perkembangan Kawasan Industri Pulogadung kepada masyarakat melalui media.

Landi menjelaskan acara nonton bareng yang dihadiri oleh komisaris serta direksi PT JIEP dan 30 jurnalis lintas platform mulai dari media cetak, elektronik, dan online merupakan salah satu bagian dari kegiatan rutin Media Gathering yang dilakukan pihaknya setiap tahunnya dalam rangka penyampaian progress perkembangan kawasan industri Pulogadung.

“Dalam mewujudkan mimpi PT JIEP menjadi Kawasan Industri modern dan terintegrasi, diperlukan sinergi serta soliditas yang kuat dari berbagai pihak. Salah satu elemen penting dalam mengawal mimpi besar itu ialah Media,” ujar Landi.

Pengembangan Kawasan Halal

Di tempat yang sama Head of Corporate Secretary PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) Purwanti Puri mengatakan, pihaknya tengah menunggu persetujuan re-masterplan zona industri logisitik halal dari Pemprov DKI Jakarta.

Dia mengatakan, perubahan masterplan pemgembangan industri halal ini menyesuaikan perubahan Tata Ruang Ruang Wilayah (RTRW) yang dirancang oleh Pemprov. “Jadi kita berharap rencana perubahan yang kita rancang bisa sesuai dengan revisi tata ruang Pemprov DKI Jakarta,” kata Puri.

Sayangnya, Puri belum bisa mengungkapkan secara gamblang tentang rencana tersebut lantaran hingga saat ini perubahan rencana pengembangan kawasan itu belum mendapat persetujuan dari pihak Pemprov.

Pada rancangan re-masterplan yang diajukan, JIEP mendesain ulang kawasan seluas 433 hektare. Luas tersebut terdiri dari beberapa kawasan, termasuk halal hub. Perubahan masterplan tersebut dapat dimasukkan dalam revisi RTRW yang sedang digodok Pemprov DKI. (IRM)

Share :