Penyelenggaraan GBK Race di ISEE FEST 2019 Batal Dilaksanakan

Jakarta, airmagz.com – Salah satu rangkaian ISEE FEST 2019, GBK Race, urung dilaksanakan. Dalam press release, sebelumnya pihak panitia sudah mengajukan izin kepada pihak terkait untuk menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari pelaksanaan acara. Namun setelah dilaksanakan uji kemudi, panitia memutuskan untuk tidak melanjutkan penyelenggaraan GBK Race tersebut.

“Race sendiri merupakan salah satu cabang olah raga yang memang sudah berupaya diakomodasi oleh manajemen Gelora Bung Karno (GBK). Untuk melaksanakan kegiatan ini, diperlukan kesiapan yang matang. Baik itu lokasi maupun infrastruktur yang bisa menunjang kegiatan tersebut nantinya,” tulis panitia dalam lampiran press release, Senin (30/9).

GBK Race sendiri merupakan salah satu rangkaian acara dari Festival Outdoor terbesar dalam GBK Mandiri Indonesia Senayan Festival (ISEE FEST) 2019. Festival ini diselenggarakan oleh Manajemen GBK yang berkolaborasi dengan Bank Mandiri dan MAPCLUB di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Acara ini dibuat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun GBK ke-57. Bertema Hybrid Festival, GBK Mandiri ISEE FEST 2019 berlangsung pada 27 September hingga 6 Oktober 2019.

Winarto selaku Direktur Utama GBK menyebutkan, Kawasan GB tak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga turut menjadi sarana kegiatan sosial, politik, budaya, rekreasi, hingga menjadi ruang terbuka hijau di kota Jakarta. Untuk itulah, Winarto dan timnya berupaya untuk memelihara, mempertahankan, dan meningkatkan kualitas GBK agar bisa menampung berbagai kegiatan publik.

“GBK selalu berupaya menampung berbagai kegiatan masyarakat. GBK adalah rumah bersama yang harus dipelihara, dijaga, dan dihidupkan dengan penuh rasa cinta,” ujar Winarto pada pembukaan ISEE FEST, Jumat (27/9).

Terkait konsep, ISEE FEST 2019 mengambil tema bertajuk Hybrid Festival. Konsep ini merupakan tren terbaru yang menggabungkan berbagai kegiatan seperti kuliner, fashion, wisata, musik, otomotif, outdoor adventure, pameran budaya dari lima negara, hingga berbagai acara komunitas lainnya. Selama sepuluh hari, pengunjung bisa menikmati berbagai suguhan dari 100 kegiatan dan 40 temu akbar yang dilakukan komunitas. (DP)

Share :
You might also like