Dukungan Memajukan Farmasi Indonesia dari Daewoong Pharmaceutical

Jakarta, airmagz.com – Perusahaan Farmasi asal Korea Selatan, Daewoong Pharmaceutical, menyampaikan visinya dalam memajukan standar kesehatan di Indonesia. Kampanye ini dilaksanakan di Hotel Pullman, Jakarta (23/10).

Sengho Jeon selaku CEO Daewoong Pharmaceutical mengatakan, perusahaan ini akan berkontribusi di bidang kesehatan. Kontribusi yang akan dilakukan Daewoong terdiri dari berbagai hal, mulai dari obat-obatan, metode pengobatan, layanan kesehatan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk menjadi yang pertama dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan menjadi perusahaan yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia,” ujar Sengho, Rabu (23/10).

Dalam kesempatan kampanye itu, hadir pula Changbum Kim selaku Duta Besar Korea, Hari Wibowo selaku Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri, Subejo selaku Plt. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran & Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta dan beberapa tamu undangan VIP dari Indonesia maupun Korea.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk kerja sama Daewoong dengan Suku Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta dalam bentuk asuransi kesehatan yang akan melibatkan kerja sama dokter dari Indonesia untuk perawatan luka bakar dan tulang belakang pada 24–25 Oktober 2019. Adapun tujuan dari Medical Charity ini adalah bentuk dukungan Daewoong untuk memastikan petugas pemadam kebakaran DKI Jakarta dapat melakukan tugasnya sebaik mungkin.

Kelompok relawan medis ini terdiri dari 40 anggota, termasuk dr. Luthfi Gatam dari Rumah Sakit Premiere Bintaro, dr. Sandy dari Rumah Sakit Yarsi, Profesor Ahn Jae-sung dari Rumah Sakit Universitas Nasional Chungnam, Direktur Chun Wook dari Hallym Univ. Hangang Sacred Heart Hospital, dan Profesor Park Myong-chul dari Rumah Sakit Universitas Ajou.

Pada 2012, Daewoong Pharmaceutical bekerja sama dengan PT Infion mendirikan Daewoong Infion. Pabrik ini merupakan pabrik bio-farmasi pertama di Indonesia. Pada 2015, Daewoong telah menjual obat erythropoietin bernama Epodion. Sedangkan pada tahun 2017, mereka meraih pangsa pasar teratas di pasar EPO Indonesia dalam enam bulan sejak peluncuran pertama sekaligus mendapatkan izin dari BPOM.

Sengho menambahkan, saat ini Daewoong telah melakukan berbagai proses. Mulai dari uji klinis hingga produksi untuk produk biofarmasi, seperti perawatan luka refraktori, hormon pertumbuhan, botulinum toxin, vaksin dan berencana untuk memperluas ekspansi ke negara Islam dengan cara mendapatkan sertifikasi halal.

Perusahaan yang masuk dalam lima besar di sektor farmasi Korea ini juga akan membangunan pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia. Selain itu, mereka turut melakukan pembinaan SDM untuk penelitian dan pengembangan teknologi kesehatan yang menggunakan biofarmasi dan stem cell.

Adapun dalam bidang pengobatan regeneratif, Daewoong bekerja sama dengan salah satu perusahaan afiliasinya, CGBio, untuk memasok alat kesehatan untuk perawatan bekas luka, prosedur regenerasi kulit, perbaikan scoliosis, protein pembentukan tulang, dan berencana untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat teknologi medis stem cell terbaik di dunia.

CGBio, perusahaan ahli dalam bidang pengobatan regeneratif menyediakan tidak hanya alat kesehatan bio-regeneratif seperti ‘Novosis’ dan ‘Lumfix’ yang merupakan alat kesehatan berupa protein pembentukan tulang dan perbaikan scoliosis, namun juga memberikan solusi pencegahan penuaan dalam beragam bidang estetik berbasis stem cell. Kedua alat kesehatan ini sudah memiliki izin dari Kementerian Kesehatan.

Di samping itu, Daewoong memperkenalkan sistem perawatan kesehatan seperti di Korea melalui grup afiliasinya. Sistem tersebut memungkinkan Daewoong memberikan pelayanan yang dapat mengefisiensi manajemen kesehatan proaktif dan meningkatkan produktifitas maupun efisiensi dalam mengembangkan obat-obatan terbaru dengan menggunakan big data dan AI (Artificial Intelligence/Kecerdasan buatan).

Lebih lanjut, perusahaan afiliasi Daewoong, EZ Medicom akan memperkenalkan sistem logistik rumah sakit yang canggih yang memudahkan pelacakan logistik dari pabrik pembuat hingga pengguna akhir produk.

Untuk menunjukkan keseriusan Daewoong dalam memberikan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia, Daewoong Pharmaceutical bersama dengan Daewoong Foundation dan CGBio, perusahaan afiliasi Daewoong, akan mengadakan kegiatan medical charity. (DP)

Share :
You might also like