AirAsia Raih Keuntungan di Tahun 2019

Jakarta, airmagz.com – PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) mengantongi pendapatan sebesar Rp 4,83 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini. Pendapatan emiten penerbangan ini melonjak 66,55 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,90 triliun.

Lonjakan pendapatan ini akhirnya melepaskan AirAsia Indonesia dari kerugian. CMPP meraup laba Rp 422,05 juta. Pada periode yang sama tahun lalu CMPP masih merugi Rp 639,16 miliar.

Pendapatan utama AirAsia Indonesia berasal dari penerbangan berjadwal, baik itu dari sisi penumpang, bagasi, kargo, dan pelayanan penerbangan.

Pendapatan penumpang melonjak 73,48 persen menjadi Rp 3,99 triliun. Pendapatan bagasi AirAsia naik 58,97 persen menjadi Rp 531,33 miliar. Sedangkan pendapatan kargo dan pelayanan penerbangan naik masing-masing 17,32 persen dan 23,25 persen.

Pendapatan ground handling dan jasa boga pun meningkat pada sembilan bulan pertama tahun ini. Adapun pendapatan segmen usaha wilayah Jakarta menyumbang Rp 2,03 triliun, kemudian Denpasar Rp 1,47 triliun, Surabaya Rp 750,69 miliar, Medan Rp 371,35 miliar, dan Lombok Rp 186,60 miliar.

Meningkatnya pendapatan juga diikuti dengan tumbuhnya beban usaha yang naik 30,05 persen menjadi Rp 4,76 triliun. Padahal pada kuartal III 2018 beban usaha AirAsia Rp 3,66 triliun.

Dengan begitu, CMPP mencatatkan laba usaha sebesar Rp 64,33 miliar, pada kuartal III 2018 perusahaan masih terbebani rugi usaha Rp 757,99 miliar. (IMN/Kompas.com)

Share :
You might also like