Menparekraf Jawab Kritikan Tiket Pesawat Mahal

Jakarta, airmagz.com –  Belum genap satu bulan, Kemenparekraf di bawah kepemimpinan Menteri yang baru Wishnutama Subandio ikut ketiban kritikan soal masih mahalnya harga tiket pesawat, padahal menjelang akhir tahun 2019 masyarakat justru bakal berbondong-bondong menikmati liburan domestik yang tentunya akan menguntungkan bagi pelaku industri pariwisata.

Kemenparekraf Wishnutama masih kedapatan target mendapatkan 275 juta pergerakan wisatawan domestik.
Target tersebut telah diturunkan dari pencapaian dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak 303,4 juta pergerakan, dikarenakan faktor kenaikan harga tiket pesawat.

Dilansir dari CNN Indonesia, Wishnutama dan juga wakilnya Angela Tanoesudibjo, mengaku sudah banyak yang mengeluh kepadanya terkait isu tersebut.

“Dari mulai sampah di busway sampai MRT complaint-nya ke saya, padahal ada pihak lain yang mengurusi ya. Begitu juga dengan harga tiket pesawat. Menurut saya, [harga tiket] harus dibuat terjangkau, tidak hanya untuk wisatawan mancanegara, tapi juga wisatawan domestik,” kata Wishnutama Dalam pertemuan dengan awak media di M Bloc Space, Jakarta, pada Selasa (5/11).

Wishnutama lanjut mengatakan isu tiket pesawat ini akan terus dibicarakan dengan Kementerian Perhubungan.

Tak hanya soal tiket pesawat, Wishnutama juga mengatakan bahwa pihaknya sudah membuka pintu koordinasi dengan kementerian lain terkait prioritas-prioritas Kemenparekraf tahun depan.

Perihal koordinasi ini yang disebutnya menjadi alasan mengapa dirinya belum mau bicara banyak dengan media usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo dan serah terima jabatan dengan Arief Yahya dan Triawan Munaf pada 23 Oktober 2019.

“Saya sudah koordinasi dengan banyak kementerian dan badan pemerintahan. Seperti dengan kementerian PUPR, Perhubungan, Kemendikbud, BNPB, bahkan Kapolri,” ujar Wishnutama.

“Koordinasi ini dimaksudkan agar visi dan misi industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia bukan hanya tanggung jawab Kemenparekraf saja, karena juga harus disokong bantuan dari banyak pihak,” lanjutnya.

Selain menjawab pertanyaan awak media, Wishnutama juga kembali mengukuhkan kota Ambon di Provinsi Maluku sebagai Kota Musik.

Infrastruktur dan paket wisata akan disiapkan di sana mulai tahun depan bersama dengan 5 Destinasi Prioritas, sehingga potensi pariwisata dan ekonomi kreatifnya terus berkembang. (IMN/CNNIndonesia)

Share :
You might also like