PTDI dan Bell Siapkan 9 Helikopter Untuk TNI AD

Jakarta, airmagz.com – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama perusahaan helikopter asal Amerika Serikat, Bell Textron Inc merayakan pencapaian pengiriman helikopter ke-70 dari BEll untuk PTDI. Helikopter yang dikirim adalah seri Bell 412EPI.

Rencananya Bell akan mengirim sembilan helikopter serbu seri 412EPI ke PTDI. Sampai sekarang ini baru 2 yang sampai ke PTDI. Nantinya PTDI akan melakukan penyesuaian terlebih dahulu kepada sembilan helikopter tersebut sebelum dikirimkan ke TNI Angkatan Darat (AD).

Manager Direktur Bell Asia Pasific, David Sale mengatakan helikopter seri ini sudah dibekali dengan fitur-fitur terbaru.

“Helikopter ini sudah mengalami tahap pengembangan yg saat ini yg paling baik dengan fitur terbaru agar bisa digunakan untuk keperluan apapun,” kata David di Shangri-La Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (27/11).

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Pemasaran PTDI menambahkan helikopter ini dilengkapi dengan 2 engine dan sudah mengalami perbaikan  dari seri sebelumnya.

“Helikopter ini sangat fleksibel dan ringan serta dilengkapi teknologi termutakhir,” ujarnya.

Untuk sampai ke tangan TNI AD, PTDI membutuhkan waktu 2 tahun untuk penyesuaiannya. Proyek pengadaan sembilan helikopter ini diperkirakan menelan biaya sampai 180 juta USD.

foto : airmagz

“Proyek sembilan helikopter ini menghabiskan kurang lebih 180 juta USD, itu sudah lengkap dengan komponen senjata. Untuk pendanaan proyek ini kami juga mendapat bantuan dari luar negeri,” imbuh Ibnu Bintarto, salah satu perwakilan PTDI.

Proyek pengadaan sembilan helikopter ini merupakan kelanjutan kerjasama antara PTDI dengan Bell yang sudah berlangsung 50 tahun. Di tahun 2016 keduanya menandatangani Pembaruan Perjanjian Industri dan Komersial yang memungkinkan kedua perusahaan untuk memperluas dukungan dan layanan mereka di Indonesia untuk helikopter Bell. Selain itu, PTDI memproduksi tail boom, perakitan pintu, tiang pintu, pylon dan duct untuk helikopter Bell 412 dan Huey II.  (IH)

Share :
You might also like