APKASI Ajak Pemerintah Daerah Tingkatkan Inovasi Pariwisata

Jakarta, airmagz.com – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mengajak seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia untuk meningkatkan inovasi pariwisata daerahnya masing-masing. Peningkatan inovasi itu penting untuk menarik investor masuk ke daerah-daerah yang mempunyai destinasi pariwisata yang potensial.

Guna merangsang tumbuhnya inovasi pariwisata di berbagai daerah, APKASI akan menyelenggarakan APKASI Otonomi Expo 2020 di Jakarta Convention Center. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan pada 24-26 Juni 2020.

Penasehat Khusus APKASI, Ryaas Rasyid mengatakan Otonomi Expo ini adalah wujud dari inovasi dan kreativitas untuk mempromosikan daerah.

“Di Otonomi Expo APKASI 2020 ini pemerintah daerah bisa mempromosikan pariwisata yang ada di daerah. Presiden sudah memberi arahan agar mempermudah perizinan di sektor pariwisata agar investor mudah masuk, sehingga  menciptakan lapangan kerja, jika sudah begitu maka dapat meningkatan ekonomi, meperpendek kesenjangan dan kemiskinan,” katanya di Ballroom Kantor Sekretariat APKASI Sahid Center Sudirman, Jakarta, Kamis (28/11).

Hal senada disampaikan oleh Al Haris, Wakil Ketua APKASI yang juga menjabat sebagai Bupati Merangin. Kegiatan ini tujuannya untuk mempromosikan diri dan menarik investor.

“Kita mengundang para investor, anggota APKASI dan kita akan menyuguhkan berbagai produk unggulan yang kita harapkan punya nilai jual dan kita mengharap ada investor yang bekerjasama, supaya daerah mempunyai ekonomi yang baik,” terangnya.

Tahun lalu gelaran Otonomi Expo ini menjadi yang terbesar di Jakarta dengan total transaksi mencapai 4 Triliun Rupiah dan pengunjung dari berbagai kalangan, diantaranya investor, pemangku kebijakan, eksportir, dan masyarakat umum.

Sementara itu Kepala Divisi Pengembangan Potensi Daerah dan Bisnis APKASI, Syaifuddin Ch Kai memaparkan gambaran umum kegiatan ini. Dalam kegiatan ini akan dipamerkan komoditi unggulan dari berbagai daerah yang ditekankan pada sektor pariwisata.

Lalu ada juga workshop untuk meningkatkan daya saing unggulan antar kabupaten. Tujuannya untuk  memperkenalkan apa yang ada di kabupaten, inovasi apa yg ada di kabupaten yang berguna untuk menarik investor. Selain itu ada APKASI film festival, pemilihan putri Otonomi Expo daerah, penampilan seni budaya, dan kunjungan ke daerah percontohan.

“Tahun kemarin kita melakukan kunjungan ke Lembang, melihat bagaimana Bandung Barat bisa mengcreate sport pariwisata. Di tahun lalu juga ada perfomance seni budaya daerah yang melibatkan sekitar 700 orang dari 67 kabupaten,” jelas Syaifuddin yang juga Projects Leader kegiatan ini.

Untuk setiap kabupaten yang ingin mengikuti kegiatan ini dikenakan biaya pendaftaran sebesar 37.500.000 Rupiah. Belum termasuk PPN dan PPH.  (IH)

Share :
You might also like