Badai Salju Dahsyat, Maskapai di AS Batalkan Penerbangan

Jakarta, airmagz.com – Warga Amerika Serikat (AS) yang sedang mudik di Hari Thanksgiving terpaksa harus bersabar karena adanya ancaman badai salju. Sejumlah maskapai pun menawarkan pergantian tiket tanpa dipungut biaya.

Dilaporkan New York Post, Senin (2/12/2019) badai salju ini menghadang masyarakat yang ingin kembali ke domisili mereka usai mudik dan bertemu orang-orang tersayang usai merayakan Thanksgiving pada 28 November kemarin.

Badai salju ini mengancam wilayah timur laut Amerika Serikat hingga ke Kanada. Jadwal penerbangan di wilayah tersebut pun banyak yang dibatalkan dan diundur.

Menurut National Weather Service, badai besar diperkirakan akan bergerak ke arah timur dari wilayah California menuju New York, sehingga menciptakan salju lebat, badai salju, hingga hujan beku ke wilayah Great Lakes di timur laut.

Maskapai Delta menghilangkan biaya penggantian tiket bagi penumpang yang terbang pada Minggu (1/12) dan Senin (2/12) di lebih dari 20 bandara, termasuk bandara-bandari di New York seperti LaGuardia, Newark, dan John F. Kennedy.

Sementara, maskapai American Airlines juga mengumumkan Travel Alerts di situs resminya terkait pembebasan biaya ganti tiket. Beberapa bandara yang mendapat kebijakan itu mulai dari LaGuardia hingga bandara Toronto di Kanada. Semua penumpang maskapai yang berasal atau menuju bandara-bandara itu mendapat keringanan tersebut.

CNBC menyebut badai salju ini menimpa para maskapai di hari-hari tersibuk Hari Thanksgiving dengan angka 3,1 juta penumpang. Selama 12 hari di sekitar Thanksgiving tahun ini, para maskapai memperkirakan akan mengangkut 31,6 juta penumpang atau naik 4 persen dari tahun lalu.

Pekan sebelumnya, mudik pulang kampung Thanksgiving juga terkendala akibat badai salju. Pemudik di seantero AS pun repot karena ribuan penerbangan dibatalkan, bahkan jalur darat pun terdisrupsi.

Pembatalan ribuan penerbangan memberi dampak pada jutaan masyarakat yang sudah punya rencana liburan, padahal liburan Thanksgiving ini merupakan yang paling sibuk tahun ini.

Salah satu bandara yang terkena dampak terburuk adalah Bandara Internasional Denver yang harus membatalkan 500 penerbangan pada Selasa (26/1/) waktu setempat.

AP News melaporkan 1.100 orang sempat bermalam di bandara tersebut. Petugas bandara pun membagikan selimut, popok, makanan bayi, dan perlengkapan sikat gigi kepada penumpang yang tidur di lantai dan bangku. (IMN/Liputan6.com)

Share :