Kemenhub Siap Sanksi Garuda Apabila Langgar Aturan

Jakarta, airmagz.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya siap memberikan sanksi berupa denda kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk jika maskapai tersebut terbukti bersalah.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Maskapai Garuda Indonesia terbukti menyelundupkan onderdil Harley Davidson. Barang ini diangkut menggunakan pesawat terbaru Garuda, Airbus A330-900 NEO.

Budi Karya menegaskan, jika kargo itu  tidak terdaftar, maka Kemenhub bisa memberikan sanksi kepada maskapai penerbangan tersebut. Sanksi dilakukan secara bertahap, mulai dari teguran hingga denda.

“Berdasarkan regulasi, kalau approvalnya tidak tercatat dan membawa sesuatu tapi enggak dicatat ya ada denda,” ujarnya saat Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (5/12).

Budi menambahkan, pihaknya  masih menunggu hasil kajian Direktorat Jendral Bea Cukai terkait barang tersebut. Adapun jika Garuda Indonesia dinilai melakukan kesalahan, Menhub akan meminta perseroan tersebut mengikuti aturan yang berlaku.

“Sebenarnya ini wewenangnya Bea Cukai. Kalau Kemenhub kan lebih ke prosedur safety,” tegasnya.

Senada dengan Menhub, Dirjen Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti menegaskan, apabila pihak Garuda melanggar, maka Kemenhub siap berikan sanksi. 

“Kita masih evaluasi. Saat ini kami masih evaluasi dan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait. Kami cek sesuak potensi atau indikasi apakah ada pelanggaran atau tidak,” pungkasnya.

Polana menambahkan, apabila pihak Garuda tidak terbukti melanggar, maka sanksi tidak akan diberikan. “Selama bukti belum ada, ya kami tidak akan memberikan sanksi,” jelasnya. (DP)

Share :
You might also like