Tambal Penurunan Wisatawan Cina, Kemenparekraf Akan Jajaki Negara Lain

Jakarta, airmagz.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan akan melakukan promosi wisata ke negara-negara di Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Australia.

Sikap ini diambil untuk menggenjot pariwisata domestik menyusul menurunya jumlah wisatawan asal Cina sejak pemerintah menutup rute penerbangan dari dan menuju “Negeri Tirai Bambu” pada 5 Februari 2020 lalu. Penutupan dilakukan untuk mencegah merebaknya virus corona jenis baru ke Indonesia.

“Kita akan melakukan shifting yang tadinya kita promosi  ke Cina, jadi promosi ke Amerika, Eropa dan lain sebagainya, jadi kita cari potensi market yang baru,” katanya saat rapat Koordinasi Antisipasi Dampak Virus Corona di Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf, Jakarta, Rabu (12/02).

Kemenparekraf akan bekerjasama dengan beberapa maskapai yang memiliki rute terbang ke negara tersebut seperti, Japan Airlines dan China Air mengingat Indonesia tidak punya rute penerbangan langsung ke sana.

Wishnutama mengatakan bahwa ada 2 juta wisatawan asal Cina yang datang ke Indonesia setiap tahunnya dengan pendapatan 2,8 milyar USD. Namun dengan adanya wabah virus corona ini Wishnu mengakui terjadi penurunan, kendati begitu Ia belum mengetahui jumlah pastinya.

“Belum ada angka pasti penurunanya, karena belum ketahuan kejadian ini sampai kapan berakhirnya, kalau sudah berhenti baru ketahuan” jelasnya. Wishnu menambahkan selain wisatawan asal Cina, wisatawan negara lain pun mengalami penurunan terlihat dari pemesanan hotel di Bali.

Dengan adanya bencana penyakit ini target wisatawan mancanegara meleset dari perkiraan, “karena ada virus corona segala sesuatu jadi sudah berbeda tidak dengan normal lagi keadaanya,” tukasnya. (IH)

Share :
You might also like