Horee… Pemerintah akan Keluarkan Voucher Diskon Tiket Pesawat

Jakarta, airmagz.com – Mulai tanggal 1 Maret 2020 nanti, Pemerintah akan mengeluarkan voucher diskon tiket pesawat ke 10 destinasi wisata yaitu Batam, Denpasar, Jogja, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang. Diskon yang diberikan sebesar 30 persen yang diambil langsung dari APBN melalui Ditjen Anggaran Kementerian Perhubungan.

Voucher akan diberikan sebanyak 25 persen dari kapasitas kursi pesawat tiap penerbangan ke tempat-tempat tersebut.

“Nantinya saat masyarakat beli tiket dan terbang untuk periode Maret hingga Mei 2020 lewat online, akan ada pemberitahuan dapat voucher diskon dan langsung harga tiketnya terpotong,” ujar Kepala Bagian Kerjasama Internasional, Humas, dan Umum Ditjen Perhubungan Udara F. Budi Prayitno, di Jakarta hari ini, Jum’at (28/2).

Menurut Budi, saat ini Ditjen Perhubungan Udara sedang menggodok skema pemberian diskon dan besaran tarif yang akan diterapkan untuk diskon tersebut. Rencananya skema tersebut akan dituangkan di Peraturan Menteri Perhubungan dan akan diumumkan besok sore.

“Jadi  nanti akan ada satu harga di tiap jenis layanan maskapai yang akan didiskon. Satu harga itu berlaku untuk 25 persen dari kapasitas kursi. Di luar itu, maka harganya normal ditentukan maskapai masing-masing,” lanjut Budi.

Budi melanjutkan bahwa maskapai nantinya dapat melakukan reimburse dari voucher tersebut ke Direktorat Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara.

Selain diskon langsung dari APBN, juga akan diberikan diskon tidak langsung berupa potongan harga 15 persen untuk harga avtur, dan biaya-biaya bandara serta navigasi.

“Sehingga penumpang akan mendapatkan total diskon sampai 50 persen,” lanjut Budi lagi.

Alokasi anggaran yang disediakan dari Dirjen Anggaran sekitar Rp443 miliar yang akan dibagi ke maskapai yang menerbangi destinasi tersebut.

Pemberian insentif ini diputuskan berdasarkan hasil rapat terbatas Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Presiden dan kementerian lainnya dalam mengantisipasi penutuan rute internasional akibat virus corona baru (Covid-19) pada Selasa (25/2 ) lalu. (IH)

Share :