WHO Ingatkan Bahaya Penyemprotan Langsung Disinfektan ke Tubuh

Jakarta, airmagz.com – Untuk mencegah penularan Covid-19 yang disebabkan oleh virus korona baru berbagai upaya pun dilakukan. Salah satunya dengan menyemprotkan langsung disinfektan ke tubuh manusia. Penggunaan disinfektan dengan membuat bilik atau chamber marak dilakukan masyakarat, bahkan instansi pemerintahan juga menggunakan alat tersebut, seperti yang dilakukan oleh Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra mengatakan hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan pandemi Corona. Setiap pengunjung yang masuk ke Markas Polres Bandara Soekarno-Hatta, wajib mengikuti prosedur tersebut.

“Disinfektan chamber ini untuk proses penyemprotan disinfektan ke seluruh bagian tubuh/baju pengunjung atau tamu atau personel Polri tanpa terkecuali,” jelas Adi, Selasa (24/3), seperti dikutip dari detik.com.

Namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia menjelaskan, penyemprotan disinfektan ke tubuh seseorang bisa membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir seperti, mulut dan mata.

“Menyemprotkan alkohol atau klorin pada tubuh seseorang tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh,” tulis cuitan dalam akun Twitter WHO Indonesia, Senin (30/3).

Alkohol dan klorin bisa digunakan sebagai disinfektan untuk di permukaan, namun sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Menurut laman resmi covid-19.go.id, virus berpindah melalui percikan batuk atau bersin orang sakit yang kemudian terhirup orang lain atau menempel di permukaan benda yang kemudian disentuh lalu masuk melalui mata, hidung atau mulut orang lain. Cairan disinfektan dapat membersihkan virus yang menempel di permukaan benda seperti meja, gagang pintu atau saklar lampu yang kerap disentuh orang (IH)

Share :
You might also like