Ditjen Hubud Berikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Jakarta, airmagz.com – Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melaksanakan pemberian bantuan kebutuhan pokok/sembako bagi masyarakat terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Jakarta dan Tangerang, khususnya di sekitar wilayah bandar udara. Bantuan kebutuhan pokok/sembako diberikan untuk meringankan beban masyarakat akan kebutuhan pokok sehari-hari yang diakibatkan oleh Pandemik Covid-19 di Indonesia.

Foto : DJPU

Pelepasan bantuan kebutuhan pokok #DJPUpeduli dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto bersama dengan jajarannya yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono, dan para Direktur Teknis serta pejabat di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto, saat melakukan pelepasan bantuan pokok #DJPUpeduli kepada masyarakat, menjelaskan bahwa bantuan ini akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak secara tepat.

“Kami berupaya untuk memberikan bantuan pokok ini secara tepat, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak oleh pandemik Covid-19, khususnya di sekitar wilayah bandar udara,” jelas Dirjen Perhubungan Udara.

Pemberian bantuan pokok/sembako dengan pembagian di 3 wilayah, antara lain sekitar wilayah Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, sekitar wilayah Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, dan sekitar wilayah Bandar Kemayoran.

Sejumlah 1.000 paket sembako diberikan kepada masyarakat, dengan pembagian sembako sejumlah 250 paket telah dilakukan di wilayah Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, hari ini (21/04).

Selanjutnya, pembagian akan dilakukan di wilayah bandar udara di Jakarta dan Tangerang, yang akan dikoordinasikan oleh Kantor Otoritas Bandar Udara Kelas Utama Wilayah I Soekarno-Hatta, Tangerang.

“Pembagian bantuan ini juga dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Dengan menerapkan prinsip physical distancing pada saat pembagian,” tambah Dirjen Novie.

Dengan adanya bantuan #DJPUpeduli, masyarakat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga turut terlibat dalam pembuatan kardus kemasan, pembuatan masker kain, sehingga penyerapan tenaga kerja juga turut dapat dilakukan. Untuk kegiatan padat karya dilakukan dengan melibatkan masyarakat pada saat penyiapan kardus dan pengemasan sembako.

“Kami berharap, dengan adanya bantuan #DJPUpeduli ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya secara ekonomi. Kami juga berharap, pandemik Covid-19 di Indonesia agar cepat berlalu sehingga seluruh aktivitas dapat berjalan normal kembali,” tutup Dirjen Novie Riyanto. (IMN)

Share :
You might also like