Imbas Corona, Laba Airbus Terjun 49 Persen

Jakarta, airmagz.com – Perusahaan produsen pesawat asal Prancis, Airbus, umumkan kondisi keuangan di kuartal satu pada Rabu (29/4). Dalam laporan itu, pendapatan Airbus mengalami tekanan dari pandemi corona yang berujung pada turunnya laba operasi menjadi 281 juta euro (setara USD304,7 juta) dengan persentase 49 persen.

Dampak pandemi juga berpengaruh terhadap pendapatan Airbus. Dilansir Reuters, perusahaan ini mengalami penurunan pendapatan sebanyak 15 persen menjadi 10,631 miliar euro. Reuters menyebut bahwa ini menjadi krisis paling parah yang dialami dalam industri penerbangan.

Selain itu, Airbus juga melaporkan bahwa kas keuangan internal yang mereka pegang negatif 8,03 miliar euro. Catatan ini termasuk juga dengan laporan denda yang sebelumnya diterbitkan 3,6 miliar euro untuk menyelesaikan penyelidikan suap dan korupsi di Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat.

Pada Maret lalu, Airbus juga menerapkan langkah-langkah dalam mengantisipasi pandemi corona. Mereka menunda prospek keuntuan, membatalkan dividen, dan menegosiasikan jalur kredit komersial baru. Bahkan, mereka juga hampir membatalkan pengiriman pesawat.

Airbus mengatakan akan fokus pada penghematan uang. Grup yang berbasis di Prancis ini akan mengurangi belanja modal tahun 2020 sekitar 700 juta euro menjadi 1,9 miliar euro. Mereka juga akan menunda kegiatan yang tidak penting untuk kelangsungan bisnis. (DP)

Share :
You might also like