Garuda Tunggu Instruksi Kemenhub untuk Penerbangan Khusus

Jakarta, airmagz.com – Maskapai nasional RI Garuda Indonesia menyambut baik rencana penerbangan khusus di tengah larangan mudik akibat pandemi corona (Covid-19). Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengaku, maskapai telah ajukan rencana penerbangan khusus ke Kementerian Perhubungan.

“Kita sangat setuju, pertama bahwa penerbangan tidak boleh digunakan untuk alasan mudik. Kedua, kita juga sangat setuju bahwa dengan kondisi tertentu boleh terbang dengan syarat-syarat tertentu,” kata Irfan dalam siaran langsung bersama Kumparan, Senin (4/5).

“Waktu permen (Peraturan Menteri) keluar, kita ajukan izin. Sebab ada pasal yang memungkinkan kita mengajukan izin. Kita menyampaikan usulan beberapa penerbangan dengan alasan. Teman-teman di Kemenhub mereka menyarankan menunggu surat edaran dari permenhub tentang penerbangan khusus,” tambah Irfan. 

Selain itu, Irfan juga menyatakan bahwa pihak Garuda mengusulkan agar frekuensi penerbangan bisa dikurangi. Ia mencontohkan, apabila kondisi normal penerbangan dalam satu rute bisa terbang lima hingga tujuh kali sehari, maka dalam kondisi sekarang frekuensinya cukup satu kali sehari.

Namun hingga saat ini, perizinan Garuda untuk keluar masih belum disetujui Kemenhub. Irfan memaklumi bahwa kondisi pemerintah saat ini sedang sulit.

“Kita sangat setuju penerbangan enggak boleh buat mudik. Makanya kita enggak buka iklan, kita menunggu lah. Aturannya belum ada, kita menahan diri jangan bikin bingung orang,” jelas Irfan. (DP)
Share :
You might also like