CEO Boeing: Akibat Covid-19 Maskapai di AS Kemungkinan Gulung Tikar

Jakarta, airmagz.com – CEO Boeing Dave Calhoun mengatakan kemungkinan besar maskapai-maskapai di Amerika Serikat (AS) akan gulung tikar akibat krisis yang ditimbulkan pandemi Covid-19.

“Sesuatu akan terjadi di bulan September, ketika bantuan penggajian pemerintah AS untuk industri penerbangan berakhir dan tingkat lalu lintas tidak akan kembali ke 100%, mereka bahkan tidak akan kembali ke 25%. Mungkin pada akhir tahun kami mendekati 50%, jadi pasti akan ada penyesuaian yang harus dilakukan pada pihak maskapai,” ujar Dave diutip dari Bloomberg, Selasa (12/5).

Operator di seluruh dunia menghadapi penurunan permintaan untuk penerbangan karena pemerintah membatasi perjalanan dan anjuran untuk tinggal di rumah. Dave menilai dengan kondisi yang seperti ini ada kemungkinan maskapai-maskapai di AS akan gulung tikar.

Di sisi lain, Boeing menyusutkan bisnisnya karena pelanggan maskapai penerbangan menunda pesanan dan memikirkan kembali armada mereka. Calhoun telah memperkirakan perjalanan udara tidak akan kembali ke tingkat pertumbuhan sebelum virus hingga pertengahan dekade.

“Boeing juga bulan lalu sudah mengumumkan akan mengurangi 16 ribu pekerjanya yang berbasis di Chicago dan memperlambat produksi jetliner-nya,” ungkap Dave. (IH)

Share :
You might also like