Delta Airlines Pensiunkan Boeing 777 sekaligus Berencana PHK Karyawan

Jakarta, airmagz.com – Maskapai asal Amerika Serikat (AS), Delta Airlines, umumkan akan memensiunkan pesawat Boeing 777 dan merencanakan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya. Hal ini dilakukan demi mengurangi kerugian akibat pandemi corona.

Maskapai terbesar di AS ini telah kehilangan 95 persen pendapatan akibat berkurangnya permintaan terbang dalam beberapa bulan terakhir.

Dilansir dari CNBCberdasarkan memo perusahaan dari Wakil Presiden Senior Delta, John Laughter, kepada para karyawan, maskapai tersebut juga akan surplus pilot sebanyak 7 ribu orang pada musim gugur mendatang.

“Kami mencari semua opsi untuk meminimalkan potensi cuti dan mengimbangi dampak pada pilot kami melalui program sukarela dan langkah penghematan biaya,” kata memo tersebut.

Mengenai memensiunkan pesawat jarak jauh Boeing 777, Delta menggambarkan keputusan tersebut sebagai gerakan pengencangan sabuk perusahaan akibat COVID-19.

“Dengan penurunan permintaan perjalanan yang belum pernah terjadi sebelumnya di tengah pandemi corona dan perlambatan ekonomi global, kami terus mengambil tindakan untuk melindungi kas Delta, pekerjaan Delta, dan masa depan Delta,” kata Kepala Eksekutif Delta Ed Bastian dalam pesannya kepada karyawan, menambahkan jika perusahaan saat ini membakar setidaknya US$ 50 juta tunai per hari.

“Tujuan keuangan utama kami untuk tahun 2020 adalah untuk mengurangi pembakaran uang tunai kami menjadi nol pada akhir tahun ini, yang berarti, untuk dua hingga tiga tahun ke depan, jaringan yang lebih kecil, armada, dan operasi dalam menanggapi permintaan pelanggan akan berkurang secara substansial.”

Delta akan memperhitungkan biaya antara US$ 1,4 miliar dan US$ 1,7 miliar untuk memensiunkan pesawat Boeing 777 pada akhir 2020. Bastian juga mengatakan perusahaan akan beralih ke Airbus A330 dan A350-900s “yang lebih hemat bahan bakar dan hemat biaya” sebagai pengganti 18 pesawat Boeing. (DP)

Share :
You might also like