Qantas Sebut Tiket akan Naik 9 Kali Lipat Apabila Pembatasan Sosial Diberlakukan

Jakarta, airmagz.com – Maskapai asal Australia, Qantas Airways, sebut pembatasan sosial (social distancing) menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat hingga sembilan kali lipat. Sebab, pembatasan sosial akan menjadikan banyak orang tak mau melakukan perjalanan udara.

Dilansir dari Bloomberg, CEO Qantas, Alan Joyce menyebutkan, apabila kebijakan itu diberlakukan, maka pesawat dengan jumlah 128 kursi hanya akan diisi 22 penumpang. Otomatis, harga tiket pesawat juga ikut naik.

“Itu artinya, harga tiket pesawat akan naik delapan hingga sembilan kali lipat dari hari posisi hari ini,” katanya, Selasa (19/5).

Joyce mengklaim, sampai saat ini belum ada kasus penumpang terpapar corona ketika mereka terbang bersama Qantas.

Dalam pandemi ini, pihaknya mengaku hanya melakukan perjalanan domestik dengan porsi 5 persen dari kondisi biasanya. Sedangkan untuk rute internasional, Qantas hanya melayani 1 persen dari kondisi normal.

Qantas mempertahankan pilot dan kru kabin juga armada pesawat untuk bersiap ketika permintaan kembali datang. Perusahaan akan menawarkan promosi menarik untuk merangsang permintaan perjalanan.

“Kami tak berharap (permintaan) kembali ke 100 persen seperti kondisi biasanya, namun pada Juli kami memiliki kemampuan untuk menambah 40 persen hingga 50 persen dari kapasitas yang ada,” pungkas Joyce. (DP)

Share :
You might also like