Jelang Lebaran Penyaluran Bansos Ditargetkan Hingga 8,3 Juta KPM

Jakarta, airmagz.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan, Muhadjir Effendy, menyampaikan bahwa 5 hari terakhir menjelang Lebaran nanti akan melakukan penyaluran bansos besar-besaran dari target misalnya Kementerian Sosial (Kemensos) jumlah targetnya 9 juta, yang akan disalurkan sekitar 8,3 juta.

“Sedangkan yang 700.000, yang itu adalah di wilayah-wilayah klaster 3 yang remote area itu membutuhkan waktu kira-kira dua minggu. Sehingga setelah Lebaran mungkin baru bisa terealisasi,” ujar Menko PMK menjawab pertanyaan wartawan usai Rapat Terbatas, Senin (18/5).

Mengenai dana, Menko PMK mengaku sudah dihitung dan tidak ada masalah dan data yang KPM (Keluarga Penerima Manfaat) juga sudah final serta telah dimatangkan dengan Mensos. Soal delivery system-nya/penyalurnya, Menko PMK sampaikan yaitu PT Pos juga siap untuk menyalurkan dan sudah janji tidak akan libur nanti Lebaran.

Untuk PT Pos, lanjut Menko PMK, akan kerja keras untuk mengejar target, yaitu target sekitar 8,3 juta dari 9 juta keluarga penerima manfaat akan bisa mendapatkan bansos ini. “Untuk yang BLT desa juga sama, BLT desa target kita terutama paling tidak untuk wilayah-wilayah yang terdampak langsung dengan COVID-19 itu akan bisa dicapai sekitar 70%. BLT desa ini posisinya dalam posisi terakhir dalam contact data,” jelas Menko PMK.

Hal itu, menurut Menko PMK, karena di samping ada di DTKS, kemudian ada data baru terutama kalangan keluarga miskin baru yang itu dihimpun oleh RT/RW dan itu penggunanya pertama Kemensos. “Sehingga data Dana Desa ini baru akan bisa digunakan atau didistribusikan kalau memang ada warga masyarakat yang belum tercantum di dalam DTKS dan belum dihimpun oleh RT/RW kemudian dibantu oleh Kemensos, baru ada data warga yang nanti mendapat bantuan Dana Desa,” tambah Menko PMK.

Untuk itu, menurut Menko PMK, Dana Desa ini posisinya agak sulit ketika mau mempercepat bagaimana supaya tersalurkan karenanya disepakati prioritas utama adalah nanti dari Kemensos dan 5 hari ini nanti akan bisa segera dikejar.

Dana Desa, menurut Menko PMK, juga akan diupayakan untuk mengisi kekosongan yang tidak ada di dalam DTKS maupun data yang dihimpun oleh RT/RW, yang itu nanti akan ditutup oleh bantuan tunai langsung dari Kemensos, yaitu 9 juta kepala keluarga di luar DKI dan Bodetabek.

Pada kesempatan itu, Menko PMK mohon di-support media untuk memantau distribusi ini. Kalau nanti ada warga yang merasa miskin belum dapat, Menko PMK sampaikan mohon segera dibantu untuk disampaikan baik ke RT/RW setempat atau ke kepala desa, bahkan bisa langsung hotline di Kemensos, dan sudah ada nomornya yang untuk bisa menyampaikan itu.

“Prinsipnya kita ingin memberikan perhatian yang semaksimal mungkin terhadap mereka yang betul-betul terdampak, terutama yang membutuhkan pertolongan, terutama dalam dalam kaitan dengan bantuan sosial,” terang Menko PMK. (IMN/Setkab.go.id)

Share :
You might also like