Penyalur Barang Terinfeksi Covid-19, Forkopimca Silungkang Tracing Sembilan Pemilik Kedai

Sawahlunto, airmagz.com– Kasus tertularnya seorang pria berinisial “B” domisili Kota Solok, berprofesi sebagai penyalur barang harian atau disebut mengampas ke kedai atau toko di Kabupaten Dharmasraya pekan lalu, masih beririsan dengan terkonfirmasinya pria “H” rekan sekerja “B” yang dilaporkan hari Minggu kemarin (24/5) positif covid-19. “H” ketetahui  menyalurkan barang kebutuhan masyarakat itu ke berbagai kedai dan toko di Kecamatan Silungkang dan kecamatan lainnya di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Menerima laporan penting tersebut, Kapolres Sawahlunto AKBP Junaidi Nur bergerak cepat mengintruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan unsur Forpimca Silungkang melakukan  tracing (melacak) siapa saja yang kontak dengan “H” khususnya di Kecamatan Silungkang. Menyikapi kondisi itu, Kapolsek Muaro Kalaban Iptu Usman Nurwidi, langsung berkoordinasi dengan Camat Silungkang diwakili Kasi Pemerintahan dan Tibun Andi Eka Putra,S.IP, Kepala Puskesmas Silungkang dr.Salma Lira, Danramil diwakili Pelda Agus, Kades Silungkang Oso Syahril, Kades Silungkang Tigo Harlen, dan anggota Linmas turun kelapangan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 lewat kontak “H”.

Kapolres Sawahlunto melalui Kapolsek Muaro Kalaban Iptu Usman Nurwidi, didampingi anggotanya Kanit Intel Bripka Guntur, Kanit Sabhara Aipda HM.Sikumbang kepada airmagz.com, Senin (25/5) mengatakan, pihaknya bersama unsur Forkopimca dan Kepala Puskesmas Silungkang langsung turun lapangan mengidentifikasi para pedagang yang sempat kontak dengan “H” yang kini menurut kepolisian di isolasi di Kota Solok.

Sesuai informasi yang diperoleh pihak kepolisian, hasil koordinasi Forkopimca memutuskan melakukan tracing , dan dengan mudah menemukan 9 pemilik kedai dan toko yang terdapat di wilayah Kecamatan Silungkang sempat kontak dengan pria “H” karena terlibat dalam urusan bisnis kedua belah pihak. Kesembilan warga itu bekedai di Silungkang dan Muaro Kalaban. Usman minta masyarakat tetap tenang, dan tetap mengikuti protokol kesehatan, jangan berkerumun, jaga jarak, gunakan masker dan sering cuci tangan.

Menurut Usman Nurwidi, kesembilan warga pemilik kedai yang ditemukan berdasarkan hasil pelacakan terkait kasus kontak dengan “H” itu berlaku akomodatif. Mereka dapat memahami dan menyikapi tugas tim tracing Forpimca Silungkang dilapangan dengan menyatakan bersedia untuk dibawa diperiksa guna dilakukan tes swab lendir hidung dan tenggorokan di Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) si Sei Durian, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto.

“Untuk antisipasi penyebaran, sesuai instruksi Pak Kapolres telah kami koordinasikan bersama dan berhasil melacak 9 orang pemilik kedai dan toko kebutuhan harian di Kecamatan Silungkang. Insya Allah, kesembilan orang tersebut akan kami antarkan ke BDTBT besok pagi (26/5). Untuk teknis pemeriksaannya kami serahkan kepihak Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19.” Ungkap.” Ungkap Usman.

Terkuaknya “H” positif covid-19 yang melakukan aktifitas penyaluran barang atau ngampas kebutuhan harian di Sawahlunto, khususnya di Kecamatan Silungkang. Kapolsek Usman Nurwidi petang ini (25/5) melakukan rapat penting bersama unsur Forkopimca, para  Kades dan Kadus Desa Silungkang Oso, Desa Silungkang Tigo, dan  Desa Muaro Kalaban, dserta tokoh masyarakat untuk menindaklanjuti penanganan pencegahan dan perkembangan wabah covid-19 yang terjadi dilingkungan kecamatan saat ini. (IYD)

Share :
You might also like