Satu Pasien Mendekati Sembuh, Sawahlunto Bersiap Hadapi Era New Normal ?

Sawahlunto, airmagz.com- Satu pasien berinisial “ES” asal Kecamatan Talawi yang sebelumnya dinyatakan positif tertular covid-19 berdasarkan hasil uji sampel swab Laboratorium Biomedik (riset Terpadu) Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand, sejak Sabtu (30/5) tidak lagi berada di RSUD Sawahlunto, melainkan di isolasi dirumahnya sendiri.

Informasi ini menimbulkan pertanyaan, apakah yang bersangkutan sudah dinyatakan sembuh atau masih dalam pemantauan pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Kota sawahlunto. Namun, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Yasril,SKM,MM yang dihubungi airmagz.com  melalui jaringan seluler, Ahad (31/5) mengatakan “ES” sudah diperbolehkan untuk di isolasi secara mandiri dikediamannya.

“Iya benar “ES” sudah pulang kerumahnya, tetapi tetap di isolasi secara mandiri jelang pemeriksaan swab satu kali lagi pada hari ke 14,  yakni Selasa 2 Juni 2020. Bila hasilnya masih negatif, maka yang bersangkutan dinyatakan sembuh.” ungkap Yasril optimis.

Sebelumnya, “ES” sempat dikarantina di Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) Sei Durian, kemudian karena ada persoalan masalah tensi yang menganggu kesehatannya dia dipindah isolasi ke RSUD Kota Sawahlunto. Kemudian pada hari Sabtu kemarin (30/5) dia diperbolehkan pulang untuk melakukan isolasi di rumah.

Sebuah sumber yang minta namanya dilindungi mengatakan, “ES” sudah dinyatakan negatif follow up di hari ke tujuh. Untuk lebih memastikan, maka “ES” harus dilakukan swab ulang pada hari Selasa 2 Juni nanti. Sumber menyebutkan, jika follow up pertama dan keduanya nanti negatif, maka yang bersangkutan bisa dikatagorikan sembuh.

“Prinsipnya jika sudah dua kali negatif maka pasien tersebut boleh dinyatakan sembuh. Soal keluhan masalah tensi yang dialami “ES” sudah kembali normal, maka dia dibolehkan pihak rumah sakit untuk mengikuti prosedur isolasi mandiri di rumah. Tapi hari Selasa 2 Juni nanti akan dilakukan swab lagi.” kata sumber tersebut, sambil membenarkan pernyataan Kadis Kesehatan Yasril.

Perkembangan Terkini

Berdasarkan data yang diperoleh dari Anggota Posko Gugus Tugas Covid-19 Mulya Cahya di Gedung Public Safety Center, Sei Durian mencatat ada 421 orang pelaku perjalanan daerah terjangkit (PPT) di Kecamatan Talawi, sementara 0 ODP dan 0 PDP.

Sedangkan di Kecamatan Barangin terdapat 1306 PPT, 1 OPD, dan 0 PDP. Dikecamatan Lembah Segar terdapat 751 PPT, 0 ODP dan 0 PDP, begitu juga di Kecamatan Silungkang terdapat 442 PPT, 0 OPD, dan 0 PDP. Secara keseluruhan hingga Ahad (31/5) ini terdapat akumulasi PPT 2920 orang, orang dalam proses pemantauan 1 orang kemudian selesai pemantauan 82 orang (ODP 83).

Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD 0, meninggal karena negatif covid-19 sebanyak 4 orang, kemudian pulang setelah sehat karena negatif covid-19 sebanyak 5 orang dengan total PDP 9 orang.

“Sementara kasus terkonfirmasi (positif) covid-19 Kota Sawahlunto hingga hari ini terdata sebanyak dua orang. satu orang berada di pusat karantina gedung Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) dan satu lainnya di karantina dirumah. Insya Allah pasien positif covid-19 di kota ini nihil.” ungkap Mulya Cahya.

Sementara itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta minta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terkait perpanjangan masa PSBB hingga 7 Juni mendatang. Selama masa itu, katanya pihak Gugus Tugas Covid-19 akan memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan  mekanisme pelaksanaan kebijakan era new normal yang akan dilakukan setelah penerapan PSBB tahap ke III yang sedang berlangsung. (IYD)  

 

Share :
You might also like