AP II Klaim Travelation Disambut Baik Penumpang Pesawat

Jakarta, Airmagz.com –  PT Angkasa Pura II mengaku aplikasi Travelation selama masa uji coba di 19 bandara yang dikelolanya, mendapat respon positif dari penumpang pesawat.

President Director AP II, Muhammad Awaluddin, dalam keterangan resminya yang diterima Airmagz.com, Rabu (24/6/2020) mengatakan penumpang pesawat menyambut baik Travelation.

Karena dapat membuat prosedur penerbangan yang ketat dapat dijalankan dengan sederhana.

“Sampai saat ini jumlah pengguna yang melakukan registrasi di Travelation mencapai 15.000 pengguna,” ujar Muhammad Awaluddin.

Saat ini dokumen perjalanan penumpang pesawat agar diizinkan terbang adalah identitas diri seperti KTP, tiket penerbangan, dan surat hasil rapid test (berlaku maksimal 3 hari pada keberangkatan) atau PCR test (berlaku maksimal 7 hari pada keberangkatan).

Foto: Ilustrasi Dok. AP II/Istimewa

Calon penumpang pesawat dapat mengunggah (upload) ketiga dokumen tersebut ke aplikasi Travelation melalui travelation.angkasapura2.co.id untuk dilakukan pengecekan secara digital oleh administrator.

Setelah dilakukan pengecekan, calon penumpang akan mendapat QR Code untuk kemudian diverifikasi di bandara AP II.

Aplikasi Travelation terhubung dengan aplikasi PeduliLindungi dan e-HAC (Health Alert Card).

Data harus diisi oleh penumpang pesawat dan dicek secara digital oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes).

Kehadiran Travelation mendapat dukungan asosiasi yang menaungi maskapai nasional, yaitu Indonesia National Air Carriers Association (INACA).

Ketua INACA, Denon Prawiraatmadja, mengatakan Travelation merupakan salah satu solusi menumbuhkan kepercayaan penumpang pesawat di tengah pandemi.

Sementara itu, Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo, menuturkan kelancaran penerbangan dan aspek pelayanan kepada penumpang dapat tetap terjaga dengan adanya Travelation.

Digitalisasi saat Pandemi

Muhammad Awaluddin melanjutkan, aplikasi Travelation merupakan salah satu bentuk dari pemanfaatan teknologi dalam menghadapi tantangan pandemi global ini.

“Travelation ke depannya bukan hanya digunakan bagi penumpang pesawat saja namun juga dikembangkan sebagai terminal access control berupa Airport ID, bagi pekerja bandara dan pengunjung bandara,” tutur Muhammad Awaluddin.

Dalam kesempatan berbeda, Menteri BUMN Erick Thohir, selalu mendorong agar pemanfaatan digital dapat ditingkatkan guna mengembalikan geliat perekonomian di Tanah Air di tengah pandemi dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. (TM)

Share :
You might also like