Pasien Sembuh dari Covid-19, Kota Tambang Sawahlunto Kembali ke Zona Hijau

Sawahlunto, airmagz.com– Kota Sawahlunto, Sumatera Barat,  kembali ke zona hijau setelah satu-satunya pasien terkonfirmasi COVID-19 yang masih tersisa dirawat di RS Semen Padang berinisial “DC” dinyatakan sembuh. Informasi ini disampaikan oleh sebuah sumber terpecaya yang namanya minta tidak dipublikasikan , Sabtu (27/6) pagi.

Sumber menyebutkan, pasien terkonfirmasi COVID-19 yang dirawat atas rujukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sawahlunto ke RS Semen Padang itu berhasil mengakhiri masa ketegangan mentalnya setelah terpapar kemudian mendapat perawatan hampir sebulan lebih. Dia (DC) dikatakan sudah menjalani dua kali konfersi pihak laboratorium, hasilnya mengembirakan alias negatif, sehingga boleh dikatakan dia sembuh.

” DC ini sudah bisa dinyatakan sembuh karena sudah duakali konfersi hasilnya menggembirakan alias negatif. Sehingga boleh pulang sore hari ini untuk beraktifitas kembali” demikian pernyataan sumber yang minta namanya tidak dipublikasikan itu.

Deri Asta, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga Walikota Sawahlunto saat dihubungi via telepon genggamnya membenarkan kasus pasien “DC” yang terkonfirmasi terpapar COVID-19 dari zona merah di Kota Padang yang dirawat di RS Semen Padang dinyatakan sembuh dan negatif COVID-19.

Kesembuhannya didasari atas pertolongan Allah Subhanuhuwataala dan tim medis RS Semen Padang serta hasil dua kali konfersi yang dilakukan Laboratorium Biomedik (Riset Terpadu) Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Padang.

Dikatakan Deri Asta, dengan dinyatakannya pasien COViD-19 atas nama “DC” itu, maka kondisi saat ini warga yang terpapar pandemi mematikan ini menjadi nihil di Sawahlunto, alias Sawahlunto kembali meraih zona hijau setelah sebelumnya ada 2 warganya yang terpapar yakni, “ES” asal Desa Sikalang, dan “DC” asal Desa Talawi Hilir.

Deri mengucapkan rasa bersyukur kepada Allah Subhanahuwataala, dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang mendoakan pandemi ini lenyap dari bumi Sawahlunto atau Sumatera Barat bahkan Indonesia. Dan mengapresiasi Tim Gugus Tugas COVID-19 Sawahlunto yang sudah bekerja keras, serta pihak RS Semen Padang yang telah merawat.

“Tak terkecuali  Dr.dr.Andani Eka Putra,M.Sc Kepala Laboratorium Biomedik (Riset Terpadu) Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Padang beserta tim-nya.yang telah menjalankan tugas membantu masyarakat Sawahlunto lepas dari infeksi pandemi virus corona COVID-19 ini.” ungkap Deri Asta, sambil menyebut ternyata media ini lebih duluan mendapat informasi.

Sekretaris Gugus Tugas COVID-19, Adri Yusman, Kepala BPBD, yang dihubungi terpisah mengatakan, saat ini kondisi Sawahlunto dalam keadaan nihil terpapar COVID-19. Sebelumnya, hasil uji laboratorium yang sama menyatakan dua sampel swab test atas nama “ES” dan “DC” disaat malam hari Raya Idul Fitri 1441 H dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19, sehingga keduanya saat itu masuk karantina di Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT), Sei Durian. Kec. Barangin.

Ditambahkannya, meski tak ada lagi pasien yang dirawat terkait pandemi COVID-19, bukan berarti Sawahlunto lengah. Adri Yusman mengingatkan, masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dimasa era normal baru ini. Jangan berkerumun, jaga jarak, sering cuci tangan setiap memegang benda apapun dan tak mengusapkan tangan kewajah, selalu mengenakan masker, menjadi hal utama untuk taati.

“Sesuai instruksi Pak Wako Deri Asta yang juga Ketua Tim Gugus Covid-19, meski pasien yang terkonfirmasi posirtif COVID-19 ini sudah dinyatakan sembuh semuanya bukan berarti kita lengah, tapi tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan ditengah era normal baru yang ancamannya ada di OTG” ungkap Adri Yusman, lugas.

Pantauan Terkini COVID-19

Data pantauan COVID-19 terkini (27/6) yang dirilis Anggota Posko Gugus Tugas Covid-19 Sri Waresky Ismal ,SKM dan Ana Mulyana Cahyana,  menyebutkan angka kumulatif Pelaku Perjalanan daerah Terjangkit (PPT) masih bertengger diangka 3.358, Orang dalam pengawasan (ODP) 3, Pasien dalam pengawasan (PDP) nol.

Sedangkan positif terinfeksi kini dalam posisi nol kembali, karena pasien atas nama “DC” sudah menjalani dua kali konfersi masih tetap negatif sehingga dinyatakan sembuh. Menurut rencana, “DC” akan dibawa keluarganya keluar dari RS Semen Padang untuk kembali beraktifitas di Sawahlunto, karena menemani suaminya yang bekerja di PT PLN Unit Pembangkitan (PLTU) Ombilin.    .

Selengkapnya, data pantauan di Kec.Talawi terdapat 475 PPT, ODP nol, PDP nol, kemudian Kec.Barangin PPT 1.456, ODP nol, dan PDP juga nol, Kec. Lembah Segar PPT 929, ODP 3 dan PDP nol, terakhir Kec.Silungkang PPT 488, ODP nol, dan PDP juga nol. (IYD)

Share :
You might also like