Pariwisata Banyuwangi Utamakan Gaya Hidup Sehat

Jakarta, airmagz.com – Secara bertahap simulasi destinasi pariwisata di Kabupaten Banyuwangi terus dilakukan untuk menilai kesiapan menjalankan konsep new normal sesuai protokol kesehatan pencegahan Corona (Covid-19). Kesiapan tersebut dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman kepada wisatawan dari wabah Covid-19 ketika nanti benar benar dibuka secara resmi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menilai, tren destinasi wisata ke depan tidak hanya menjual keramahan, servis terbaik dan harga yang kompetitif, namun juga menawarkan gaya hidup sehat, memahami protokol kesehatan Covid-19 dan menjalankannya dengan disiplin.

“Ke depan semua pelaku pariwisata di Banyuwangi juga jualan gaya hidup sehat, paham dan jalankan protokol kesehatan A sampai Z,” kata Anas, seperti dilansir merdeka.com, Sabtu (27/6).

Berbagai persiapan menyiapkan destinasi wisata era new normal dilakukan dengan memberi sertifikasi sehat dengan sejumlah penilaian dan pemantauan ketat. Tidak hanya persiapan fasilitas protokol kesehatan Covid-19, Pemkab Banyuwangi juga menyiapkan sistem kuota pengunjung dan pembelian tiket secara online melalui aplikasi Banyuwangi Tourism.

Upaya tersebut, kata Anas dilakukan sesuai arahan pemerintah pusat. Presiden Joko Widodo juga telah berkunjung ke Banyuwangi untuk memantau kesiapan destinasi wisata menuju new normal pada Kamis (25/6).

“Kunjungan Presiden Joko Widodo mengecek kesiapan tatanan baru di sektor pariwisata Banyuwangi, sebelum nantinya benar benar dibuka secara penuh, yang waktunya belum ditentukan pemerintah. Kita ingin wisatawan dan pekerja wisata sama sama happy dan nyaman. Sesuai pesan presiden Jokowi, bahwa harus aman dari Covid-19 dan produktif secara ekonomi,” katanya.

Anas melanjutkan, hingga saat ini proses uji protokol kesehatan di sektor pariwisata mulai dari destinasi wisata, hotel, restoran dan warung rakyat terus dilakukan. Bila layak pihaknya bakal memberikan sertifikat new normal, berlaku selama tetap disiplin menjalankan aturan protokol kesehatan Covid-19.

Hasilnya, masyarakat bisa memantau destinasi wisata mana yang sudah mengantongi sertifikat new normal melalui aplikasi Banyuwangi Tourism.

“Banyuwangi juga melatih para pemandu pariwisata untuk memasuki tatanan baru dengan edukasi kesehatan. Teknologi juga disiapkan (Aplikasi Banyuwangi Tourism) misalnya ada pengaturan jam dan kapasitas destinasi,” paparnya.

Hingga Sabtu (27/6), dari puluhan destinasi wisata yang tersedia di pilihan aplikasi Banyuwangi Tourism, sudah ada 6 destinasi yang mengantongi sertifikat sehat new normal, antara lain Grand Watu Dodol, Bangsring Underwater, Pantai Boom, Agro Wisata Tamansuruh, Taman Gandrung Terakota, dan De Djawatan. (SS/Foto:Merdeka.com)

Share :
You might also like