Hasil Audit Independen, BAZNAS Sawahlunto Raih WTP

Sawahlunto, airmagz.com– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sawahlunto berhasil menunjukan kinerja positif untuk laporan keuangan tahun 2019 dengan apresiasi pendapat Wajar Tanpa Pengecualian berdasarkan audit umum Kantor Akuntan Publik Heliantono&Rekan, member of Parker Randall International Jakarta.

 

Pendapat WTP itu berkaitan dengan pemeriksaan keuangan BAZNAS Sawahlunto dalam menyajikan laporan keuangannya dilakukan secara wajar  dalam semua hal yang material, posisi keuangan, laporan perubahan dana, dan arus kas dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

 

Hal itu dikemukakan Ulya,SE,Ak,Ca.,M.Ak, Ketua Tim Audit BAZNAS Sawahlunto dari KAP Heliantono dan Rekan, Member of Parker Randall International Jakarta, dengan  anggota timnya masing-masing Muhammad Kresna Bayu, SE dan Andika Setyo Laksono, SE.

 

Ulya, yang dihubungi via telepon genggamnya, Sabtu (4/7) mengatakan, kriteria pendapat wajar tanpa pengecualian tersebut berdasarkan atas laporan keuangan yang lengkap, dana yang disalurkan sesuai dengan kriteria yang ada dalam program kerja BAZ. Ketiga standar umum telah terpenuhi seperti, audit harus dilaksanakan oleh seseorang atau lebih mempunyai keahlian dan pelatihan teknis yang memadai sebagai auditor.
Auditor harus mempertahankan mental dari segala yang berhubungan dengan perikatan independensi, dan auditor wajib menggunakan keahlian profesionalnya dalam melaksanakan pelaksanaan audit dan pelaporan dengan cermat dan seksama.
Kemudian bukti yang cukup telah diakumulasi untuk menyimpulkan bahwa tiga standar lapangan telah dipatuhi seperti, seluruh pekerjaan direncanakan dengan sebaik baiknya dan asisten dapat disupervisi dengan semestinya, serta pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien.

 

Dalam hal ini, BAZNAS Sawahlunto telah menjalankan prinsip-prinsip umum sistem pengendalian intern seperti seluruh penerimaan melalui rekening bank. Dan uang kas yang ada ditangan kasir dibatasi dalam jumlah yang kecil untuk kegiatan operasional amil. Dan seluruh pengeluaran dilengkapi bukti dan mendapat otorisasi dari pimpinan.

 

Selain dari itu, bukti-bukti yang kompeten telah di peroleh melalui inspeksi, pengamatan, permintaan konfirmasi dengan menunjukan objektivitas, relevansi dan bukti yang lengkap.

 

“Laporan keuangan telah disajikan sesuai prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia. Tidak ada keadaan yang  memungkinkan auditor untuk menambahkan paragraf penjelas atau modifikasi laporan, inilah yang patut diapresiasi BAZNAZ Sawahlunto satu-satunya yang berhasil mempereloh pendapat wajar tanpa pengecualiaan.” ungkap Ulya dengan nada datar.

 

Ketua BAZNAS Sawahlunto H.M.Syarif mengatakan terima kasih atas apresiasi yang disampaikan KAP Heliantono dan Rekan dalam audit independennya terhadap BAZNAZ Sawahlunto, serta kepercayaan pemerintah kepada pihaknya dalam mengelola dana zakat ASN sesuai prosedur dan ketentuan yang ada.

 

Dikatakannya, apresiasi ini sudah disampaikannya kepada Wako Deri Asta. Wako sangat senang dan mengucapkan terima kasih atas kenerja BAZNAS agar dapat dipertahankan dan tingkatkan sehingga kepercayaan publik semakin baik.

 

Penyaluran dana zakat,lanjut dia, diperuntukan sebagai modal usaha kepada fakir miskin yang menjalankan usaha produktif seperti bertani, berkebun, beternak, berjualan dan kerajinan rumah tangga. Disamping memberikan bantuan modal, program “Sawahlunto Sejahtera” juga memberikan bentuk bantuan konsumtif permanen dan konsumtif insidentil.

 

“Konsumtif permanen merupakan penyaluran zakat kepada fakir miskin yang tidak bisa berusaha disebabkan faktor usia atau cacat tetap dan tidak memiliki keluarga dan sana famili yang menanggung kebutuhan hidupnya. Sedang konsumtif insidentil merupakan penyaluran zakat yang diberikan kepada mustahiq untuk memenuhi kebutuhan menghadapi hari raya Idul Fitri.” ungkap H.M.Syarif.

 

Terdapat 4 program “Sawahlunto Sejahtera” yang didengungkan Pemko Sawahlunto dan dijalankan BAZNAS yaitu, program Sawahlunto sehat, Sawahlunto Cerdas, Sawahlunto makmur, dan Sawahlunto peduli. (IYD)
Share :
You might also like