Lion Air Janji Prioritaskan Karyawan Imbas PHK Kerja Lagi

Jakarta, Airmagz.com – Lion Air Group memastikan telah melakukan pengurangan 2.600 karyawan di semua lini usaha group, imbas pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Tapi ada kabar bagus nih.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Airmagz.com, Senin (6/7/2020). Pihaknya menjanjikan jika kondisi sudah normal dan pendapatan kembali meningkat. Seluruh karyawan tersebut akan diprioritaskan untuk diterima bekerja kembali.

“Jumlahnya 2.600 orang dari total 29.000 karyawan, itu terdiri dari tenaga kerja Indonesia dan asing (expatriate). Metode pengurangan berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang,” katanya.

Danang menyatakan, Lion Air Group berterima kasih atas dukungan seluruh karyawan dan berbagai pihak. Sehingga pihaknya masih beroperasi.

Menurut Danang, Lion Air Group sedang berada di masa sulit dan menantang. Kondisi ini terbentuk akibat Covid-19, yang memberikan dampak luar biasa membuat situasi penuh ketidakpastian.

Danang menuturkan, keputusan berat tersebut diambil dengan tujuan utama mempertahankan kelangsungan bisnis perusahaan tetap terjaga. Juga merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi.

Pihaknya mengakui, saat ini kondisi pendapatan Lion Air Group sangat minimal. Dengan rata-rata hanya mengoperasikan 10-15 persen dari kapasitas normal sebelumnya 1.400 – 1.600 penerbangan per hari.

“Sementara biaya-biaya yang harus ditanggung tanpa beroperasi masih cukup besar, ini menimbulkan kesulitan yang sangat berat,” tutur Danang.

Danang menjelaskan, langkah lainnya Lion Air Group juga telah melakukan pembicaraan bersama mitra-mitra usaha. Serta melakukan pemotongan penghasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai prosentase bervariasi.

“Semakin besar penghasilan semakin besar nilai nominal potongannya. Kebijakan-kebijakan tersebut telah mulai dilaksanakan dan diterapkan sejak Maret, April, Mei, Juni 2020 sampai pemberitahuan lebih lanjut,” jelasnya.(TM)

Share :
You might also like