Data 14 Juli 2020, Ada Tambah 1.591 Positif Covid-19 di Indonesia

Jakarta, Airmagz.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional), mencatat penambahan kasus positif per Selasa (14/7/2020) sebanyak 1.591 orang. Sehingga totalnya menjadi 78.572.

Kemudian pasien sembuh menjadi 37.636, setelah ada penambahan sebanyak 947 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 3.710 dengan penambahan 54 orang.

Akumulasi data ini diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 23.001 pada hari sebelumnya, Senin (13/7/2020). Total akumulasi specimen yang telah diuji menjadi 1.097.468.

Uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 161 laboratorium. Test Cepat Melokuler (TCM) di 115 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR serta TCM) di 301 lab.

Hingga Selasa (14/7/2020) jumlah orang yang diperiksa ada 12.015, dan jumlah yang akumulatifnya adalah 642.164. Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif sebanyak 1.591 dan negatif 10.424. Sehingga secara akumulasi menjadi positif 78.572 dan negatif 563.592.

“Ini tidak menyebar merata, ada daerah yang penambahannya tinggi. Ada yang melaporkan tidak ada penambahan positifnya,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto. Dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Nasional, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Sebaran Data

Yuri menuturkan, Jawa Timur melaporkan 353 kasus baru, dan 352 sembuh. DKI Jakarta 268 kasus baru dengan 120 sembuh. Sulawesi Selatan, 197 kasus baru dan 144 sembuh, dan Kalimantan Selatan 161 kasus baru dan 54 sembuh.

Sumatera Utara 130 kasus baru dengan 20 sembuh. Bali 101 kasus dengan 64 sembuh. Jawa Tengah 80 kasus baru 30 sembuh. Jawa Barat 74 kasus baru dan 28 sembuh.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari Jawa Timur 17.230, DKI Jakarta 15.064, Sulawesi Selatan 7.294, Jawa Tengah 5.653 dan Jawa Barat 5.235.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas dari 34 Provinsi di Tanah Air, Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 9.528. Disusul Jawa Timur sebanyak 6.961, Sulawesi Selatan 3.162, Jawa Tengah 1.995, Jawa Barat 1.924 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 37.636 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Positif Lainnya

Gugus Tugas Nasional merincikan akumulasi data positif Covid-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 110 kasus, Bali 2.358 kasus. Kemudian Banten 1.609 kasus, Bangka Belitung 174 kasus, Bengkulu 168 kasus, Yogyakarta 387 kasus.

Selanjutnya di Jambi 124 kasus, Kalimantan Barat 355 kasus, Kalimantan Timur 722 kasus, Kalimantan Tengah 1.254 kasus. Kalimantan Selatan 4.379 kasus, dan Kalimantan Utara 215 kasus.

Di Kepulauan Riau 337 kasus, Nusa Tenggara Barat 1.594 kasus, Sumatera Selatan 2.754 kasus, Sumatera Barat 803 kasus, Sulawesi Utara 1.697 kasus. Kemudian Sumatera Utara 2.497 kasus, dan Sulawesi Tenggara 521 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 194 kasus, Lampung 209 kasus, Riau 246 kasus, Maluku Utara 1.145 kasus, Maluku 900 kasus, Papua Barat 292 kasus, Papua 2.366 kasus. Sulawesi Barat 146 kasus, Nusa Tenggara Timur 121 kasus dan Gorontalo 385 kasus serta dalam proses verifikasi ada 34.

Total untuk jumlah suspek yang masih dipantau ada sebanyak 46.701. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 461 kabupaten/kota di Tanah Air.

Share :
You might also like