KKN Tematik Covid-19, Peran Kreatif Mahasiswa Basmi Pandemi

Jakarta, Airmagz.com – Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Covid-19 dipandang positif sebagai sebuah gerakan masa kini para generasi muda, dalam turut mensosialisasikan protokol dan penanganan kesehatan di kala pandemi, sangat patut diapresiasi.

Dalam keterangan resmi yang diterima Airmagz.com, seperti dikutip dari infopublik.id Sabtu (31/10/2020), Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo, mengatakan peran mahasiswa dalam KKN tematik Covid-19 menunjukan betapa kreatifnya mahasiswa dalam memetakan masalah dengan membangun komunikasi dan mencarikan solusi bagi masyarakat.

“Tidak hanya pada upaya menjalankan protokol kesehatan, akan tetapi mencoba memahami permasalahan akan kebutuhan ekonomi, untuk dapat menjadi masyarakat produktif dan aman Covid-19,” ujar Doni.

Doni menyebut bahwa mahasiswa sebagai resepentatif pemuda menjadi aset berharga bangsa Indonesia yang dapat berperan dalam penanggulangan bencana seperti halnya dalam penanganan Covid saat ini.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan dan kementerian/ lembaga lainnya yang telah terlibat langsung.

Menurut dia, kolaborasi kementerian/ lembaga secara sinergis merupakan salah satu kunci keberhasilan upaya perubahan perilaku masuarakat melalui peran mahasiswa. Juga pemerintah daerah yang telah memfasilitasi para mahasiswa sehingga interaksi antara para mahasiswa dan masyarakat dapat berjalan dengan mulus.

“Tentunya kami juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan dan perguruan tinggi yang telah berjuang di garis terdepan,” kata dia.

Ia menjelaskan, KKN tematik Covid-19 tak hanya dalam upaya mensosialisasikan tentang protokol kesehatan, akan tetapi mencoba memahami permasalahan akan kebutuhan ekonomi, agat masyarakat bisa produktif dan aman Covid-19.

Doni pun meminta agar mahasiswa bisa ikut mengedukasi warga, bahwa Covid-19 itu nyata dan bukan konspirasi.

“Harapan saya, KKN tematik ini, betul-betul bisa agresif untuk menyadarkan masyarakat kita bahwa Covid-19 adalah nyata. Covid-19 adalah sebuah peristiwa yang terjadi dan bukan rekayasa serta bukan konspirasi,” terang Kepala BNPB itu.

Selain itu, ia pun berharap agar mahasiswa ikut mensosialisasikan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Terutama kepada mereka yang memiliki penyakit penyerta agar selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Mereka yang punya komorbid dan lansia, akan sangat berisiko. Angka kematian bagi masyarakat yang rentan lansia dan punya penderita komorbid, mencapai 80 sampai 85 persen. Oleh karenanya, para mahasiswa sekalian harus mengingatkan mereka yang punya komorbid untuk lebih hati-hati,” ujar Doni.

Seperti diketahui, Kemendikbud, BNPB dan Kemendagri bekerjasama menjalankan program nasional KKN Tematik Covid-19 yang melibatkan lebih dari 5600 mahasiswa dari 200 lebih perguruan tinggi.

Tujuan utama program ini adalah untuk mengedukasi masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Mendikbud Nadiem Makarim pun memberikan apresiasi kepada mahasiswa, dosen dan perguruan tinggi yang turut mendukung penanganan Covid-19.

Menurut Nadiem, sejak bulan April ada 15 ribu mahasiswa yang terjun sebagai relawan melalui program relawan Covid-19 nasional.

Inisiatif ribuan mahasiswa ditunjukan dengan mengikuti program kampus mengajar perintis, dimana mereka membantu murid-murid SD belajar. Juga mengikuti program KKN tematik yang sudah berjalan sejak bulan Juni 2020.

Share :
You might also like