Masyarakat dan Operator Diimbau Wajib Laksanakan Protokol Kesehatan

Jakarta, Airmagz.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau seluruh masyarakat, operator bandara dan juga operator penerbangan wajib melaksanakan protokol kesehatan selama libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW akhir Oktober 2020.

Seperti dikutip Airmagz.com dari infopublik.id Sabtu (31/10/2020), Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto, meminta semua pihak mematuhi SE 13/2020 tentang Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari Covid-19, dan bagi calon penumpang jasa transportasi udara diharapkan mematuhi peraturan protokol kesehatan yang disampaikan oleh satuan gugus tugas.

Novie Riyanto menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan untuk mengoptimalkan kesiapan dan antisipasi lonjakan penumpang selama masa libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah.

“Kami akan mengawasi pelaksanaan kegiatan penerbangan selama libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah untuk mendukung program pemerintah guna mencegah dan mengurangi penularan Covid-19,” kata Dirjen Novie .

Dirjen Novie menjelaskan bahwa pihaknya akan menurunkan seluruh inspektur penerbangan di seluruh bandar udara untuk memastikan para stakeholder penerbangan menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan penerbangan baik sebelum penerbangan, selama penerbangan dan setelah penerbangan.

Selain itu, Dirjen Novie meminta agar seluruh pengguna jasa transportasi penerbangan untuk mematuhi protokol kesehatan. “Selalu menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan baik menggunakan air dan sabun atau menggunakan handsanitizer dan penumpang tidak boleh marah apabila selama berada di bandara atau pesawat bila ditegur petugas apabila tidak mengindahkan protokol kesehatan tersebut,” jelasnya.

Antisipasi kondisi cuaca musim hujan saat ini atau perkiraan adanya bencana hidro meteorologi yang kemungkinan akan berdampak terjadinya gangguan penerbangan. Sehingga operator penerbangan dan operator bandara diminta kesiapannya dalam mengantisipasi sesuai aturan yang berlaku atau penumpang dapat menyampaikan keluhannya melalui contact center 151 untuk segera ditangani lebih lanjut.

“Saya meminta seluruh Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I – X untuk bekerjasama dengan stakeholder penerbangan di wilayahnya masing-masing guna memastikan pelayanan dan segera menindaklanjuti setiap keluhan penumpang sesuai aturan yang berlaku,” tutup Dirjen Novie.

Share :
You might also like