Smart Fast Kulon Progo Komitmen Siapkan SDM Multiskill

Yogyakarta, Airmagz – Smart Fast Global Education, Kulon Progo, Yogyakarta berkomitmen terus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki banyak keahlian (multiskill), guna menghadapi tantangan masa depan yang makin kompleks.

Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Pena Intelektual Indonesia (YASPII), Amiruddin Tumanggor, saat menyampaikan sambutannya pada wisuda perdana Tahun Ajaran 2019/2020 Smart Fast Global Education Kulon Progo, pada Sabtu (30/1/2021) di Hotel Pesona Malioboro, Yogyakarta.

Amiruddin mengungkapkan, YASPII kini membawahi sejumlah lembaga pendidikan di sejumlah tempat, di antaranya Smart Fast Global Education Pekanbaru sebagai pusatnya, kemudian cabangnya ada di Kulon Progo, Jambi dan terbaru di Pematang Siantar, Sumatera Utara.

YASPII juga memiliki Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dirgantara Riau di Pekanbaru, dan dua kampus perguruan tinggi yakni AMA Dharmala Yogyakarta dan AMIKOM Medan.

“Karena fokus pada dunia pendidikan yang berjenjang ini, tentu menjadi konsentrasi kami semua lulusan harus memiliki kemampuan multiskill yang mumpuni, bukan hanya skill kejuruan yang dipilih oleh para siswa dan mahasiswa kami, tapi skill penunjang juga kami berikan,” ungkap Amiruddin.

Wisuda perdana Smart Fast Global Education Kulonprogo kali ini, menurut Amiruddin merupakan buah hasil kerja keras semua pihak, bukan hanya internal YASPII. Tanpa dukungan pihak-pihak yang tak bisa disebutkan satu persatu, tentu kehadiran Smart Fast di Kulon Progo akan menemui banyak kendala.

“Sehingga kami sangat berterima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada Bapak Hasto Wardoyo mantan Bupati Kulon Progo yang kini menjadi Kepala BKKBN, Bupati Kulon Progo Bapak Sutedjo, Pembina Smart Fast Kulon Progo Ibu Ristanti Tartono, Kapolres Kulonprogo Bapak Tartono, hingga semua pihak yang sudah membantu,” tutur Amiruddin.

Pembina Smart Fast Global Education Kulon Progo, Ristanti, usai acara wisuda mengatakan pihaknya hadir untuk seluruh masyarakat umum yang ingin putra putrinya mendapatkan atau meningkatkan keahlian baru yang telah didapatkan di lembaga pendidikan formal.

“Jurusan keahlian kami banyak mulai dari Pramugari, Aviation Security (Avsec), Tata Niaga Penerbangan, Administrasi hingga Perhotelan, kami juga bekerja sama dengan banyak perusahaan untuk pengembangan skill melalui on job training (OJT),” kata istri Kapolres Kulon Progo yang akrab disapa Tanti ini.

Bermanfaat untuk Kulon Progo

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Sutedjo dalam sambutannya menyatakan keberadaan Smart Fast Global Education diharapkan akan mendukung berbagai aktivitas layanan di Bandara Kulon Progo, melalui ilmu pengetahuan yang dipelajari oleh siswa agar pelayanan di bandara akan semakin prima dan berkualitas.

“Tenaga yang bekerja di bandara merupakan tenaga profesional, handal dan memiliki kemampuan khusus untuk menunjang kelancaran operasional bandara, agar layanan di bandara bisa berjalan baik,” kata Sutedjo.

Berdasarkan catatan yang diperoleh Airmagz.com, Smart Fast Global Education Kulon Progo yang terletak di Jalan Khudori No. 38 Wates ini sebenarnya untuk Tahun Ajaran 2019/2020 memiliki 173 mahasiswa yang akan diwisuda.

Namun hingga hari pelaksanaan pada Sabtu (30/01/2021) lalu di Pesona Hotel Malioboro, Yogyakarta, hanya ada 87 wisudawan yang bisa hadir secara langsung, sementara sisanya 86 mahasiswa lainnya, tidak bisa mengikuti wisuda karena pandemi COVID-19.

Sedangkan untuk Tahun Ajaran 2020/2021, lembaga pendidikan ini memiliki 206 mahasiswa dan direncanakan di wisuda pada bulan September 2021.

Rincian wisudawan perdana Tahun Ajaran 2019/2020 adalah berasal dari Jurusan Pramugari  tiga orang, Jurusan Tata Niaga Penerbangan  65 orang, Jurusan Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata  17 orang, dan Jurusan Avsec  dua orang. (Foto: Untung Sutomo/Istimewa)

Share :
You might also like