Kemenparekraf Finalisasi TCA Kedatangan Wisman ke Bali dan Kepri

Jakarta, InfoPublik – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno menyatakan, pihaknya bersama stakeholder terkait tengah melakukan finalisasi rencana kesepakatan Travel Corridor Arrangement (TCA) kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

“TCA rencananya bukan hanya akan diterapkan di Bali, namun juga di Bintan dan Batam Kepulauan Riau,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat weekly press briefing yang digelar secara daring dan luring dari Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Ia mengungkapkan, penerapan TCA nantinya akan terlebih dahulu memastikan bahwa lokasi-lokasi destinasi sudah berstatus zona hijau atau dengan catatan jumlah kasus positif juga tingkat penularannya COVID-19-nya sangat rendah, sehingga bisa diterapkan TCA.

“Nah destinasi yang kami targetkan masuk dalam zona hijau untuk penerapan TCA ini adalah Pantai Lagoi di Bintan, Nongsa di Batam, dan untuk Bali ada tiga yakni Nusa Dua, Sanur serta Ubud, nanti pihak Satgas COVID-19 yang punya peran, jika hijau maka bisa kami rekomendasikan segera diaplikasikan TCA,” ungkap Sandiaga.

Terkait asal wisatawan menurutnya, sementara ini beberapa negara sudah berminat menjadi potensial partner yakni di antaranya da Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Polandia, Ukrania, dan Singapura.

Sandiaga juga menuturkan terkait potensial partner pihaknya bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus berkoordinasi intensif bersama Satgas COVID-19, termasuk soal target Juli 2021 bahwa TCA ini bisa diimplementasikan mengingat sejumlah daerah seperti Bali 90 persen ekonominya sangat tergantung pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf).

“Banyak kesiapan dan persyaratan yang harus disiapkan juga difinaliasi sebelum pelaksanaan TCA ini, sehingga disamping kita tetap terus berupaya keras menekan kasus COVID-19, tapi juga jangan sampai ekonomi bisa tumbuh,” tuturnya.

Protokol CHSE yang Ketat

Menparekraf juga kembali menekankan pemberlakuan TCA ini harus dibarengi dengan sertifikasi dan penerapan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) yang ketat.

“Selain itu kami juga terus mendorong program vaksinasi bagi pelaku Parekraf, sehingga kekebalan komunitas (herd immunity) sektor ini betul-betul terbentuk, sehingga TCA sukses, kasus COVID-19 ditekan tapi ekonomi tetap berjalan dan tumbuh,” jelasnya.

Sektor Parekraf lagi-lagi dari catatan Menparekraf, masih menjadi sektor yang terpukul hebat dari dampak pandemi COVID-19, maka itu tidak ada jalan lain untuk bisa tumbuh harus mengikuti anjuran pemerintah dengan menerapkan pola protokol kesehatan ketat, tidak mudik dan mendukung vaksinasi.

“Saya tadi pagi menjelang siang baru saja turut mendampingi Bapak Presiden Joko Widodo meninjau langsung proses vaksinasi bagi 500 an pegiat seniman dari unsur budayawan, sastrawan, pelaku perfilman, pelaku bidang tari, teater, musisi, dan fesyen. Ini tentu menjadi upaya kepedulian negara agar pekerja publik bisa memiliki kekebalan komunitas yang baik di samping penerapan protokol kesehatan,” pungkas Sandiaga Uno.

Share :
You might also like