Jaga Data Pribadi di Internet, Begini Caranya

Depok, airmagz.com– Di tengah era pertumbuhan teknologi dan pengguna ponsel serta internet yang kian massif, data merupakan segalanya. Saat seseorang menikmati suatu layanan digital secara gratis, disadari atau tidak, dapat dipastikan Anda membayarnya dengan data pribadi.

Sebab itu, melindungi diri dari kejahatan di internet menjadi keharusan di era digital sekarang ini, jangan sampai ada penggunaan data pribadi oleh pihak yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Depi Agung Setiawan, Pegiat Pemeriksa Fakta saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (24/6/2021) mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait menjaga data pribadi dari serangan hacker. “Anda perlu memperbarui perangkat dan sistem operasi tetap mutakhir agar memastikan bahwa Anda mendapat manfaat dari patch keamanan terbaru untuk melindungi computer Anda. Apalagi pengguna Windows, wajib untuk tetap update karena serangan siber ini banyak terjadi di komputer yang sistem operasinya Windows,” sebut Depi.

Perhatikan agar tidak membuka lampiran di email spam, cara klasik komputer terinfeksi oleh serangan malware dan bentuk kejahatan dunia maya lainnya adalah melalui lampiran email di email spam. Jangan pernah membuka lampiran dari pengirim yang tidak Anda kenal.

Serta hati-hati saat mengklik tautan di situs web yang tidak dipercaya.

Cara lain orang menjadi korban kejahatan dunia maya adalah dengan mengklik tautan di email spam atau pesan lain atau situs web yang tidak dikenal. Hindari melakukan ini agar data Anda tetap aman di internet. Biasanya sudah ada peringatan bila koneksinya tidak dipercaya.

“Huruf-huruf dalam tautan link biasanya terlihat mencurigakan, alamat domain resmi yang kredibel bisa dipelajari. Nanti kalau kita meng-klik tautan kita akan diarahkan memasukan nomor KTP atau data pribadi dan yang terbaru mereka meminta untuk mengisi survei,” ujarnya lagi.

Untuk mengetahui informasi yang benar, sebaiknya langsung mengecek pada laman situs resmi instansi terkait atau bisa melihat langsung pembaharuan di akun Instagram resmi. Jangan sungkan bila ragu atas sebuah informasi langsung menghubungi pihak terkait melalui DM Instagram atau kontak What’sApp yang tertera secara resmi.

Modus penipuan di dunia maya juga sudah masuk pada ranah video dan foto dengan melakukan manipulasi digital. Informasi yang salah mengenai video maupun foto yang dimanipulasi di internet untuk orang yang belum memiliki ilmu literasi tentu saja akan mengecohkan. “Hati-hati dengan dunia digital hari ini karena memang ada kelompok yang menyelewengkan dan memalsukan data-data,” ujar Depi lagi.

Secara rutin Anda disarankan untuk mengubah kata sandi akun email dan sosial media, jangan buat kata sandi yang mudah ditebak dan manfaatkan 2 faktor autentifikasi. Namun jangan pernah mencatat atau merekamnya di mana pun atau gunakan pengelola kata sandi yang memiliki reputasi baik untuk memastikan sandi kuat.

Webinar Literasi Digital di Kota Depok, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Dee Rahma seorang Digital Marketing Strategist, Ninik Rahayu Pimpinan Ombudsman RI 2016-2021, dan Muhammad Arifin, Kabid Komunikasi Publik Relawan TIK Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya digital skills, digital ethics, digital safety dan digital culture untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Share :
You might also like