Indonesia Ditawari Proyek Kereta Bandara Internasional Madinah—Haramian

Jakarta, Airmagz.com – Berkunjung Raja Salman memberikan dampak positif bagi Indonesia. Selain menghasilkan sebelas kesepakatan kerja sama, perwakilan RI di Arab Saudi mendapatkan tawaran dari provinsi Madinah untuk bekerja sama dalam mega proyek pembangunan di sana.
KJRI Indonesia dan Indonesian Trade Promotion Center (IPTC) sudah bertemu dengan Jenderal Madinah Almunawaroh Development Authority (MDA) Ibrahim Bin M. Al-Khaleel di Jeddah, Arab Saudi.
“RI diberi peluang untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek pembangunan di Madinah termasuk mega proyek pembangunan jalur kereta api bawah tanah, ungkap Konsul Jenderal RI Jeddah M. Hery Saripudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 23 Maret.
Proyek pembangunan jalur kereta ini akan menghubungkan Bandara Internasional Madinah-Haramain (Masjid Nabawi)-Masjid Quba dengan kereta cepat. Rencananya kereta ini  akan memiliki jalur di bawah tanah dan di atas permukaan tanah agar memudahkan transportasi jamaah haji dan umroh di Madinah.
Gunawan mengatakan peluang ini merupakan momentum untuk Indonesia karena Indonesia sendiri mempunyai PT INKA madiun yang sudah bergerak di bidang konstruksi rel kereta, gerbong kereta api penumpang dan barang, serta suku cadang yang sudah menembus pasar internasional. Selain itu diharapkan Indonesia mendapatkan tender dalam industri sinyal dan telekomunikasi karena mempunyai PT. LEN Industri yang menyediakan jasa pemeliharaan dan perawatan perkeretaapian.
Share :
You might also like